Tokohkita News Media Monitoring 19 Juli 2019

  1. Beranda /
  2. Kabar /
  3. Nasional /
  4. Jumat, 19 Juli 2019 - 11:25 WIB

Alat Ukur Pencemaran Udara Rusak di Palangka Raya Dipertanyakan. Pulangkan Sampah Impor ke Negara Asalnya! PLT Sampah Pertama Beroperasi di Surabaya

REGULASI DAN KEBIJAKAN
Moratorium Permanen Tunggu Putusan Presiden. Instruksi Presiden (Inpres) No. 6 Tahun 2017 tentang Penundaan dan Penyempurnaan Tata Kelola Pemberian Izin Baru Hutan Alam Primer dan Lahan Gambut hanya berlaku dua tahun. Sebelum beleid tersebut berakhir, KLHK telah mengusulkan ke Presiden agar moratorium izin kawasan hutan primer dan gambut jadi permanen. Penerapan moratorium izin kehutanan permanen tersebut sudah disetujui oleh semua kementerian dan saat ini prosesnya menunggu persetujuan presiden. (Kontan, 16)
 
Pengelolaan Hutan, Pembahasan RUU Pertanahan Belum Matang. Sejumlah kalangan meminta DPR tidak terburu- buru mengesahkan Rancangan Undang- Undang Pertanahan. Substansi dan pembahasan RUU ini dinilai belum matang sehingga bisa menimbulkan masalah baru terkait penguasaan serta pengelolaan ruang di Indonesia. (Kompas, 12)
 
Penerbitan Regulasi Mobil Listrik Masih Tersendat. Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pemerintah menemui kendala dalam menerbitkan aturan soal mobil listrik. Regulasi tersebut sedianya terbit tahun ini. Menurut Kalla, pajak kendaraan listrik mesti mempertimbangkan kepentingan konsumen dan produsen. (Koran Tempo, 24)
 
Susi Inginkan Perda Sampah Plastik. Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti prihatin dengan tercatatnya Indonesia sebagai penyumbang sampah plastik terbesar ke dua dunia. Oleh sebab itu, dari Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepri, Menteri Susi menginginkan agar di setiap daerah ada peraturan yang mengatur soal sampak plastik. (antaranews.com, https://bit.ly/2Y0s4p0)
 
Jakarta steps up efforts to process e-waste. In a bid to help Jakartans dispose of their old electronic, the Jakarta Environment Agency currently provides 60 e-waste drop boxes throughout the city, up from 53 last year. The agency currently only handles collection, working in partnership with third party waste processing company PT Teknotama Lingkungan Internusa (TLI), which handles the next step at its processing plant. (The Jakarta Post, 2)
 
Central Java aims to replace plastics. The Central Java administration has embarked on a mission to gradually replace plastic packaging with bioplastics made of cassava peel, which its producer claims is more environmentally friendly than petroleum-based plastic. (The Jakarta Post, 4)
 
ENERGI DAN PERTAMBANGAN
PLT Sampah Pertama Beroperasi di Surabaya. Surabaya akan menjadi kota pertama yang mengoperasikan pembangkit listrik berbasis biomassa dari volume sampah sebesar 1.500 ton/hari. PLTSa tersebut diperkirakan mampu menghasilkan daya sebesar 10 MW. Pembangunan PLTSa tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab menyediakan energi terbarukan berbasis biomassa setempat. (Media Indonesia, 14) (Kontan, 16)
 
KORPORASI
PLN Listriki Desa Umera di Pulau Gebe. PT PLN melistriki Desa Umera yang terletak di Pulau Gebe, yakni pulau yang terletak di antara Pulau Halmahera dan Kepulauan Raja Ampat yang berhadapan langsung dengan Samudera Pasifik. Total desa yang akan segera dilistriki yaitu 62 desa yang ada di Kabupaten Halmahera Tengah. (Investor Daily, 9)
 
Pertamina Tambah Investasi Hulu Jadi US$ 2,9 Miliar. PT Pertamina menambah anggaran investasinya di sektor hulu migas dari US$ 2,6 miliar menjadi US$ 2,9 miliar. Penambahan anggaran guna menggenjot produksi agar dapat mencapai target yang ditetapkan sebesar 922 ribu barel setara minyak per hari (barrel oil equivalent per day/boepd). (Investor Daily, 9)
 
Kembangkan Bisnis Hilir, ExxonMobil Kucurkan Rp 25-35 Triliun. ExxonMobil Indonesia dan para mitra berencana mengucurkan investasi sekitar Rp 25-35 triliun hingga 2025 untuk memperluas bisnis hilir migasnya di Indonesia. Perusahaan migas asal Amerika Serikat itu bakal menambah terminal BBM dan menambah layanan BBM retail. (Investor Daily, 9)
 
AGRIKULTUR
Price volatility, trade barriers to drag down CPO exports. The Indonesian Palm Oil Producers Association (GAPKI) has said that CPO exports fell significantly in April because of restriction policies. The restrictions such as high import duties in India, the implementation of a biofuel directive by the European Union and a Unites States-China trade war. (The Jakarta Post, 13)
 
KARHUTLA
12,55 Hektare Hutan di Babel Terbakar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, Juni hingga pertengahan Juli 2019 seluas 12,55 hektare hutan dan lahan terbakar, karena semak belukar di kawasan hutan tersebut mongering selama musim kemarau. Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kepulauan Babel mengatakan kasus kebakaran hutan dan lahan pada 2019 jauh penurunannya dibandingkan tahun sebelumnya. (antaranews.com, https://bit.ly/2Z0GQNE)
 
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng Terus Meluas. Kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Tengah terus meluas sehingga berdampak pada timbulnya kabut asap yang mengancam kesehatan. Plt Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Provinsi Kalimantan Tengah mengatakan, Kemarin (Rabu) untuk wilayah Kalteng setidaknya ada 54 titik panas yang terpantau. Kami minta ini bisa menjadi perhatian bersama agar kebakaran tidak semakin meluas. (antaranews.com, https://bit.ly/2XTJkRJ)
 
Api Menjalar Dekati Permukiman Warga. Kebakaran lahan gambut di Kalimantan Tengah mulai mendekati permukiman penduduk. Warga bersama tim pemadam berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Selama Juli, tercatat 126 kali kebakaran di lahan seluas 379,3 hektar. (Kompas, 14)
 
LHK Minta Korporasi Pantau Muka Air Gambut. Kementerian LHK meminta perusahaan ikut memantau tinggi muka air di lahan gambut dengan memasang alat pantau di area berizin. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (Investor Daily, 10)
 
NUSANTARA
Pulangkan Sampah Impor ke Negara Asalnya! Delapan kontainer sampah kertas asal Australia yang terkontaminasi plasti serta bahan berbahaya dan beracun segera dipulangkan. Sebelumnya, lima kontainer sampah kertas bercampur plastik dikembalikan ke Amerika Serikat, Juni 2019, melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur. Ada 18 perusahaan terkait sampah kertas impor yang semuanya tujuan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Perusahaan terbukti memuat sampah plastik dan B3 sebagai ikutannya, memiliki waktu 90 hari sejak masuk Indonesia untuk melakukan mengembalikannya. Sejumlah aktivis di Jawa Timur mendesak pemerintah menangani sampah impor secara tegas dan serius, termasuk mengembalikan ke negara asalnya. (mongabay.co.id, https://bit.ly/2XTS0CE)
 
Alat Ukur Pencemaran Udara Rusak di Palangka Raya Dipertanyakan. Warga di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mempertanyakan alat pengukur indeks standar pencemar udara (ISPU) saat ini tidak berfungsi, padahal kondisi kota itu sedang mengalami dampak kebakaran hutan dan lahan. Matinya tampilan alat pengukur ISPU itu membuat warga di “Kota Cantik” tidak bisa mengetahui kondisi udara. Padahal saat ini, kata dia, ISPU sangat penting sehubungan dengan kebakaran hutan dan lahan yang menimbulkan asap. (antaranews.com, https://bit.ly/2JCU8uB)
 
2.500 Masker Dibagikan untuk Cegah Dampak Kabut Asap Aceh Barat. Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, membagikan 2.500 masker kepada seluruh pengguna jalan di ruas jalan protocol di Kota Meulaboh, ibu kota kabupaten setempat guna mencegah dampak kabut asap yang ditimbulkan dari karhutla yang kini masih terjadi di daerah tersebut. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat mengatakan, salah satu upaya pencegahan terjadinya gangguan kesehatan terhadap pengguna jalan atau masyarakat yang beraktivitas di luar rumah, harus dilakukan dengan cara pemakaian masker agar warga tidak terhirup kabut asap. (antaranews.com, https://bit.ly/2Z2Oesa)
 
BKIPM Yogyakarta Lepas Liarkan Benih Lobster Selundupan. Lebih dari 78 ribu ekor benih lobster pada Rabu (17/7) malam dilepas liarkan Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Yogyakarta di Pantai Drini, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Benih tersebut merupakan sitaan dari percobaan penyelundupan dengan nilai Rp 11,8 miliar. (antaranews.com, https://bit.ly/2JO7GCz)
 
BBKSDA Sumur Evakuasi Harimau Sumatera ke Sumbar. Pelaksana Harian Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara, mengatakan, pihaknya telah mengevakuasi seekor Harimau Sumatera yang diberi nama “Palas” ke Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dhamasrava (PRHSD) di Provinsi Sumatera Barat. Ia mengatakan, konflik tersebut diawali pada 13 Maret 2019 di Desa Pagarambira Julu, Kabupaten Padang Lawas, dimana harimau berkeliaran di areal kebun dan memangsa ternak kambing peliharaan warga. Selanjutnya harimau tersebut memakan salah seorang warga, sejak konflik itu, Tim Satgas Penanggulangan melakukan patrol bersama di lapangan, juga memasang kamera pemantau serta pembuatan kandang jebak. (antaranews.com, https://bit.ly/2GjJW8j)
 
Penyelundupan Gading Gajah dari Malaysia ke Nunukan Kembali Digagalkan. Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan KLHK Wilayah Kalimantan menyita 10 gading gajah yang diselundupkan dari Malaysia ke Indonesia. Pelaku berinisial DP, ditahan di Mapolresta Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, sejak 9 Juli 2019. Untuk mengambil gading gajah, pemburu harus membunuh gajah. Diperkirakan dari jumlah gading yang didapat, ada lima gajah mati. (mongabay.co.id, https://bit.ly/2XYzmcO)
 
Penyelundupan paruh burung rangkong gading dari Bandara Internasional Soekarno- Hatta, Tengerang, Banten, menuju Hong Kong digagalkan aparat, Rabu (17/7/2019). Sebanyak 72 paruh burung itu disita dan perempuan pembawa barang tersebut ditahan. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyatakan, penggalangan penyelundupan itu adalah kolaborasi institusinya dengan Aviation Security dan Balai Karantina Bandara Soekarno- Hatta. (Kompas, 12)
 
PERUBAHAN IKLIM
Rising CO2, climate change projected to reduce the availability of nutrients worldwide. New research finds that, over the next 30 years, climate change and increasing carbon dioxide (CO2) could significantly reduce the availability of critical nutrients such as protein, iron, and zinc, compared to a future without it. The total impacts of climate change shocks and elevated levels of CO2in the atmosphere is estimated to reduce growth in global per capita nutrient availability of protein, iron, and zinc by 19.5%, 14.4%, and 14.6%, respectively. (sciencedaily.com, http://bit.ly/2O1TXgJ)
 
PAPUA BARAT BUTUH REGULASI PELINDUNG KEKAYAAN ALAM
Provinsi Papua Barat dinilai membutuhkan regulasi daerah sebagai proteksi atau pelindung atas kekayaan alam dan seni budaya masyarakat setempat. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Teluk Wondama Frans Mosmafa di Wasior, Rabu, mengatakan perlindungan terhadap sumber daya alam serta produk seni dan budaya masyarakat Papua masih sangat lemah. Regulasi sangat diperlukan sebagai proteksi atas seni budaya yang bersifat benda dan tak benda. Pihaknya tak ingin, dalam jangka pendek kondisi berdampak pada terbatasnya ruang ekonomi bagi penduduk asli Papua. (antaranews.com)

Editor: Tokohkita

TERKAIT


TERPOPULER