Idris Sandiya

Pekerja Keras, Peduli dan Merakyat

  1. Beranda /
  2. Parlemen Kita /
  3. Rabu, 13 Februari 2019 - 15:10 WIB

Idris Sandiya/Dokumen pribadi
Idris Sandiya
Foto: Dokumen pribadi

Cucu dari H.Ahmad Sanusi, Pendiri Yayasan Islamic Centre Al Ihya Kuningan yang juga sahabat Wapres Umar Wirahadikusuma ini dikenal sebagai sosok yang peduli dan mudah bergaul dengan siapapun. Dalam kesehariannya, Idris Sandiya, mudah dan tidak segan membantu mereka yang membutuhkan.

TOKOHKITA. Idris Sandiya adalah tokoh muda Jawa Barat yang sukses dalam karier profesionalnya. Meniti karier dari bawah, Idris sukses menjadi seorang pengusaha nasional dengan jejaring internasional. Cucu dari H Ahmad Sanusi (Pendiri Yayasan Islamic Centre Al Ihya Kuningan, Sahabat Wapres Umar Wirahadikusuma) ini juga dikenal sebagai sosok yang peduli dan mudah bergaul dengan siapapun. Dalam kesehariannya, ia mudah bergaul dengan berbagai kalangan dan tidak segan membantu mereka yang membutuhkan.

Lahir di Jakarta 17 Oktober 1969, Idris Sandiya dibesarkan dalam keluarga sederhana. Sejak kecil, ia dibiasakan untuk menjadi anak yang mandiri. Di kala teman-teman sebayanya fokus belajar dan bersenang-senang di waktu luang, Idris selangkah lebih dulu menghadapi arti kata bertanggung-jawab terhadap masa depan sendiri. Sejak mahasiswa tingkat tiga, ia sudah bekerja untuk membiayai kuliahnya.

Karier sebagai pengusaha dicapainya dengan tidak mudah. Ia pernah menjadi karyawan dengan gaji pas-pasan dan naik-turun angkutan umum, sampai akhirnya menjabat vice president marketing, bahkan dipercaya sebagai managing director perusahaan multinasional. Ia pun pernah menjadi chief representative untuk sebuah perusahaan katering, perhotelan, dan logistik maskapai penerbangan independen terbesar di dunia yang bermarkas di Swiss.

Saat ini Idris Sandiya mengibarkan bendera perusahaannya sendiri, PT Sandiya Investama, yang mengelola berbagai bidang usaha. Semangat wirausaha Idris Sandiya telah menjadi mata air kehidupan bagi banyak orang.

Sebagai tokoh yang dibesarkan dalam tradisi keagamaan yang kuat, Idris sadar bahwa ada hak orang lain dalam setiap rizki yang diperolehnya. Tidak heran jika pecinta motor gede ini kerap memberikan bantuan untuk pondok pesantren, pembangunan masjid dan musholla, majlis taklim, dan mereka yang membutuhkan.

Saat ini, bersama timnya Idris sedang membangun sebuah sistem berbasis teknologi informasi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat kecil dan menengah khususnya di Kota Depok dan Kota Bekasi. Sebagai pengusaha sukses, Idris dikenal sebagai sosok yang merakyat dan dekat dengan semua kalangan. Ia mudah bergaul dengan siapapun tanpa memandang suku, agama, ras, maupun golongan.

Bagi Idris, pencapaian ambisi pribadinya sudah selesai. Kedekatannya dengan banyak tokoh politik seperti: Amien Rais, Hatta Rajasa dan Zulkifli Hasan dan desakan dari berbagai pihak memotivasi dirinya untuk terjun kedunia politik, mencalonkan diri sebagai Caleg DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) dengan Nomor urut 1 (satu) dari Dapil VI Jawa Barat (Kota Depok dan Kota Bekasi). Idris melihat politik adalah ladang pengabdian baru untuk membangun Ummat.

Editor: Tokohkita

TERKAIT