Ambil Beasiswa Luar Negeri, Inil yang Harus Dipersiapkan

  1. Beranda /
  2. Kabar /
  3. EDUKASI /
  4. Sabtu, 6 Juli 2019 - 15:13 WIB

Kuliah di luar negeri/Istimewa
Kuliah di luar negeri
Foto: Istimewa

Mau kuliah di luar negeri? Pastinya banyak orang yang menginginkannya. Meski seringkali terbentur persoalan biaya, tapi dengan strategi dan perencanaan matang kamu bisa tetap kuliah dengan menggunakan beasiswa luar negeri.

TOKOHKITA. Punya mimpi untuk bisa kuliah di luar negeri? Tenang guys, mimpi itu bisa jadi kenyataan selagi kamu berusaha mewujudkannya. Meski kita tahu biaya kuliah tidaklah sedikit, maka kamu bisa manfaatkan peluang dan kesempatan untuk mewujudkan mimpi itu dengan beasiswa luar negeri.

Mendapatkan beasiswa luar negeri pastinya perlu perjuangan, karena itulah persiapan dan kesungguhan untuk studi lanjut harus tertanam dalam diri. Tak jarang, diantara kita langsung pesimis ketika melihat beberapa persyaratan yang harus dilengkapi sehingga cukup banyak yang gagal meski baru menginjak tahap seleksi dokumen.

So, biar kamu bisa memanfaatkan peluang secara maksimal. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan dipersiapkan, karena kesempatan tidak boleh disia-siakan ya. Yuk kita bahas!

 #1 Perhatikan Kemampuan Akademis
Kemampuan akademis bukanlah satu-satunya faktor penilaian yang menentukan lolos atau tidaknya kamu menerima beasiswa luar negeri. Tapi jangan diabaikan, karena hal ini jadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi.

Melansir laman Liputan6.com (Rabu, 19/6/2019), menilai kemampuan akademis umumnya dilihat dari IPK. Kalo kamu bisa mengantongi IPK di angka 3, peluang untuk mendapatkan beasiswa cukup besar. Kebanyakan pencari beasiswa menjadikan IPK sebagai salah satu pertimbangan. Tapi jangan khawatir, jika IPK kamu kurang dari 3 atau minimal 2,75, maksimalkan poin plus kamu di nilai TOEFL dan CV yang menarik.
 
#2 Tentukan Perguruan Tinggi dan Jurusan yang Akan Dipilih
Ada banyak perguruan tinggi di luar negeri, bahkan dengan istilah yang beragam. Sama seperti di Indonesia, kampus di luar negeri juga memiliki peringkatnya berdasarkan klasifikasi tertentu. Mulai dari rating tertinggi sampai terendah.

Nah, sebelum kamu fokus untuk mengejar beasiswa luar negeri, sangat disarankan agar kamu sudah mengetahui jurusan apa yang kamu minati, selanjutnya cari kampus dengan akreditasi baik di jurusan tersebut. Contoh, kamu ingin mendalami ilmu komputer maka Massachusetts University of Technology (MIT) di Amerika bisa jadi pilihan.

#3 Kuasai Bahasa Asing
Salah satu bekal penting yang harus kamu persiapkan ketika kuliah di luar negeri adalah kemampuan berbahasa asing, khususnya bahasa Inggris. Jika saat ini kamu merasa kurang menguasai bahasa tersebut, lebih baik segera lakukan kursus singkat yang dapat meningkatkan kemampuan kamu.

Jangan sampai kamu mendapat nilai jelek dan tidak mengikuti perkuliahan dengan baik karena terhalang pengetahuan bahasa yang minim. Luangkan waktu untuk mempelajarinya ya.. Bahasa yang dikuasai juga disesuaikan dengan negara yang kamu pilih untuk studi lanjut. But anyway, kalo kamu merasa kemampuan bahasa cukup oke. Langsung saja lakukan tes TOEFL. Hampir semua beasiswa ke luar negeri membutuhkan nilai TOEFL lebih dari 550.

#4 Siapkan Dokumen yang Diperlukan
Melengkapi berkas yang diperlukan sebagai persyaratan menerima beasiswa, wajib kamu lakukan secara teliti dan matang. Lakukan jemput bola, kamu bisa mengunjungi website resmi dari universitas yang bersangkutan untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai mengenai program studi, mekanisme pembelajaran, biaya kuliah, sampai dokumen apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum berangkat ke universitas tersebut.

Jangan lupa juga persiapkan seluruh dokumen penting lainnya yang dibutuhkan, seperti visa dan passport agar kamu lebih tenang sebelum tanggal keberangkatan tiba. Alangkah baiknya, simpan semua dokumen-dokumen penting tersebut didalam sebuah map sehingga tidak mudah rusak dan tetap aman.

#5 Miliki Pengalaman Organisasi
Penyeleksian beasiswa umumnya akan menjadikan pengalaman berorganisasi sebagai acuan. Karena itulah, jangan abaikan pengalaman organisasi baik di lingkungan sekolah ataupun bermasyarakat.

Semakin banyak pengalaman organisasi yang pernah kamu ikuti, akan mendukung juga CV yang kamu buat. Ibarat proposal mengenai diri sendiri, CV harus dibuat secara sistematis dan memberikan data yang jujur.
 
#6 Buat Gambaran Perhitungan Biaya Hidup
Meski kuliah dengan beasiswa luar negeri, kamu tetap harus membuat gambaran tentang kebutuhan biaya hidup disana. Cobalah persiapkan budget dari jauh-jauh hari agar kamu lebih save.

Uang tersebut bisa dalam bentuk tabungan di bank yang hanya bisa cairkan dalam periode tertentu. Supaya pemasukan bertambah, kamu bisa manfaatkan waktu untuk bekerja part time di berbagai macam restoran di sana. Jadi kuliah sembari bekerja agar bisa meringankan beban orangtua.

#7 Siap Hidup Mandiri dan Bangun Koneksi
Agaknya hal ini sudah otomatis tertanam dalam diri kamu ketika membuat pilihan untuk kuliah di luar negeri.Perlu diketahui, ada banyak tantangan yang kamu hadapi ketika menempuh pendidikan disana yang konteksnya jauh dari orang-orang terdekat.

Supaya terbiasa, tidak ada salahnya untuk mulai belajar hidup mandiri supaya kamu tidak tersiksa selama di negeri orang. Kamu pun harus pintar membangun koneksi karena tidaklah mudah mendapat teman yang sepemikiran denganmu terlebih di luar negeri karena kehidupan orang asing pada umumnya individualistis.

#8 Siapkan Mental Mengawali Hidup Baru
Kejutan budaya atau culture shock pasti bisa saja terjadi padamu. Bertemu dengan lingkungan baru, kehidupan baru, bahkan budaya baru harus dihadapi dengan kesiapan mental. Jangan heran ketika banyak hal baru yang kamu temui dan bisa jadi tidak sesuai dengan prinsip hidupmu. But, life must go on, fokus pada tujuanmu untuk studi dan kejarlah cita-citamu.

Tidak semudah menempuh pendidikan di dalam negeri, karena ada banyak proses dan tantangan yang harus kamu hadapi. Banyak juga diantara kita yang terbang ke luar negeri dan merasa tersiksa ketika belum berhasil beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Tapi kesempatan yang sama tidak akan datang dua kali, ketika kamu diberikan kesempatan itu maka manfaatkan sebaik mungkin.

Seperti kata pepatah, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Akan banyak pengalaman dan pelajaran berharga yang bisa kamu dapatkan disana.

Sumber:Finalsialku

Editor: Tokohkita

TERKAIT