Rokhmin Dahuri

Majukan Pendidikan & Bangun Infrastruktur Jalan Cirebon dan Indramayu

  1. Beranda /
  2. Kabar /
  3. Nasional /
  4. Sabtu, 27 Januari 2024 - 09:03 WIB

Selain SDM unggul, Prof Rokhmin sangat prihatin dengan kondisi jalan-jalan yang ada di Kabupaten Cirebon. Jalan yang baik menjadi dambaan masyarakat dan pengguna jalan.

TOKOHKITA. Prof Rokhmin Dahuri, Caleg DPR RI No Urut 1 dari PDIP, dapil 8 Jawa Barat (Jabar) menyambangi Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) untuk bersilaturahim. Kehadiran Prof Rokhmin yang merupakan sesupuh UMC ini juga ingin mendengar langsung berbagai aspirasi dari mahasiswa dan dosen yang sangat concern dengan SDM unggul.

Guru Besar IPB University ini juga optimis UMC kelak menjadi memiliki ranking yang setara dengan IPB, UI, UGM, UNPAD, ITB, ITS, UPI, UNJ, UMY, UMM dan kampus-kampus dengan predikat terbaik lainnya. Terlebih, UMC di era Rektor Arif Nurudin MT telah melakukan berbagai upaya untuk memajukan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiah terbaik se-Ciayumajakuning ini. 

Prof. Rokhmin Dahuri melihat keunggulan UMC mulai SDM dosen, tendik hingga mahasiswa berupa prestasi akademis dan non akademis. Untuk itu, Prof Rokhmin terus mendorong agar upaya-upaya UMC untuk terus unggul melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi harus dipertahankan. 

Selain SDM unggul, Prof Rokhmin sangat prihatin dengan kondisi jalan-jalan yang ada di Kabupaten Cirebon. Jalan yang baik menjadi dambaan masyarakat dan pengguna jalan. Namun yang terjadi, banyak jalan yang ada di desa maupun kelurahan lebih banyak lubangnya. Padahal kondisi jalan yang baik menjadi dambaan masyarakat tapi bila berlubang dan terjadi genangan air, akan membahayakan pengguna jalan. Hal serupa juga terjadi di Indramayu.

"Insha Allah, saya mohon doa restu agar warga Cirebon, khususnya civitas UMC memberikan amanat kepadanya untuk bisa mengatasi berbagai problematika di Kabupaten Cirebon hingga Indramayu, mulai dari pendidikan hingga infrastruktur. Kita ingin putra-putra terbaik Cirebon-Indramayu maju SDM-nya di bidang pendidikan hingga bisa mengambil peran di berbagai Instansi pemerintah hingga swasta. Tidak hanya dalam negeri tapi juga luar negeri.  Saya prihatin lihat jalan-jalan desa/kelurahan. Tempat asal saya saja di Cirebon Timur, banyak lubangnya, seperti arena off road. Ini jalan atau tempat balapan. Sekali lagu ," ujar Prof Rokhmin, Jumat (26/1/2024)

Sebagai anak nelayan dari Cirebon Timur, Prof Rokhmin mengajak civitas UMC agar bangga sebagai putra/putri Cirebon bahwa negeri ini sedari dulu telah dianugerahi para wali, sultan hingga orang-orang hebat dan mampu menunjukan kelasnya di level nasional hingga internasional.

"Saya bangga hadir di UMC, bersama keluarga besar UMC. Saya juga bagian dari Muhammadiyah karena diamanahi sebagai Dewan Pakar. UMC adalah bagian dari hidup saya. Saya dulu bersama dengan Almarhum Prof Khairul, mantan Rektor UMC banyak berdiskusi juga sama-sama memberikan sumbangsih tebaik untuk kampus ini," ujar Prof Rokhmin. 

Penerima piagam penghargaan Dosen Teladan I Tingkat Nasional (1995) dan Indonesian Development Award (1999) ini memiliki filosofi hidup: “Menjadi orang yang bermanfaat bagi sesama umat manusia dan semesta alam, bekerja keras dan profesional serta hidup dekat dengan Tuhan”.

Prof Rokhmin pun bercerita bahwa aktivitasnya sejak masa kanak-kanaknya sampai sekarang selalu penuh dengan urusan laut dan ikan.  Maka, sebagai anak nelayan, perhatian Rokhmin Dahuri terhadap nelayan dan lautan amat besar. Wajar bila sejak kecil ia pun bertekad membangun bidang kelautan dan perikanan.

Sosok anak nelayan buta huruf dari Gebang ini pernah dipercaya sejak September 1999 menjadi Dirjen Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Departemen Kelautan dan Perikanan, dan akhirnya menjadi menteri memimpin Departemen Kelautan dan Perikanan pada masa Kabinet Persatuan Indonesia (Presiden KH. Abdurrahman Wahid) dan Kabinet Gotong Royong (Presiden Megawati Soekarnoputri) dari 4 Juni 2001 s/d 20 Oktober 2004.

Sebelum menjabat menteri, di almamaternya, ia memimpin Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan, IPB (1996-1999). Ia juga pernah menjabat sebagai Pembantu Rektor IV Institut Pertanian Bogor (1998-1999). Selain itu, sejak 1997 sampai sekarang masih menjabat Ketua Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan, Sekolah Pasca Sarjana, Institut Pertanian Bogor.

Aktivitas profesi yang ia jalani, diantaranya: Anggota Dewan Riset Nasional (DRN), Ketua Dewan Pakar Masyarakat Perikanan Nusantara ( MPN ); Ketua Umum Ikatan Sarjana Oseanologi Indonesia (ISOI); Anggota “ICLARM Network of Tropical Fisheries Scientist”; Anggota Coastal Area Management and Planning Network, University of Rhode Islands, USA; dan Coordinator of Coastal Zone Management Network for Asia-Pacific Region, UNEP (United Nationas Environmental Programme).

Prof Rokhmin kembali mengingatkan bahwa pendidikan adalah kunci untuk meraih masa depan yang cerah. Ia berpesan  agar selalu bersemangat dalam belajar dan tidak pernah takut untuk mencoba hal-hal baru.  Ia juga menekankan pentingnya memiliki cita-cita yang tinggi dan berani bermimpi besar.

"Kita gunakan kesempatan baik pada 14 Februari untuk memilih wong dewek, wong asli Cirebon, wong cerdas, wong baik yang tulus ikhlas bangun daerahnya. Izinkan saya melakukan perbaikan di seluruh sektor, wabil khusus pendidikan dan infrastruktur jalan," pungkas Prof Rokhmin.

Editor: Tokohkita

TERKAIT


TERPOPULER