Rama Pratama

Tiga Periode Berkuasa, PKS Gagal Membangun Kota Depok

  1. Beranda /
  2. Kabar /
  3. Daerah /
  4. Sabtu, 27 Juni 2020 - 20:16 WIB

Rama Pratama/Istimewa
Rama Pratama
Foto: Istimewa

“Saya sudah mendaftar dan diterima di DPP PDIP. Saya optimis dapat rekomendasi resmi untuk dijadikan calon Wali Kota Depok dari PDIP,” kata bakal calon Wali Kota Depok, Rama Pratama.

TOKOHKITA. Depok merupakan salah satu kota yang bakal menghelat pesta demokrasi Pilkada pada 9 Desember 2020. Ada tiga partai yang dapat mengusung langsung calon wali kota dan wakil wali kota karena memiliki 10 kursidi  DPRD atau lebih, yakni PKS (12 kursi), Partai Gerindra (10 kursi), dan PDIP (10 kursi).

“Saya sudah mendaftar dan diterima di DPP PDIP. Saya optimistis dapat rekomendasi resmi untuk dijadikan calon walik kota Depok dari PDIP,” kata Rama Pratama seperti dikutip dari depoktren, Sabtu (27/6/2020).

Rama merupakan mantan Ketua BEM UI dan aktivis 1998 serta pernah menjadi Anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 2004-2009. Rama juga pernah menjadi anggota Badan Supervisi Bank Indonesia (2010-2013), dan Tenaga Ahli BPK (2014-2019). Kandidat doktor ekonomi UI punya jaringan sangat luas di barisan Prabowo-Sandi. Rama kelahiran 1974 ini juga menjadi salah satu juru bicara di bidang ekonomi Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Wakil Presiden Maaruf Amin.

“Saya ini aktivis yang nasionalis. PDIP merupakan partai nasionalis yang komit menjaga NKRI. Itu yang menjadi kecocokan saya, selain memang PDIP sebagai salah satu partai dari tiga partai yang bisa langsung mengusung calon wali kota Depok. Saat ini saya masih terus menjalin komunikasi dengan pengurus DPP PDIP,” tutur Rama.

Menurut Rama, dirinya memiliki modal aktivis dan politikus yang cukup dikenal dan akan mampu mengalahkan petahana dari PKS yang sudah tiga periode berkuasa di Kota Depok. “Saya cukup lama jadi kader PKS, jadi saya tahu strategi untuk menghentikan hegemoni PKS di Kota Depok. Jadi, saya siap memenangkan PDIP untuk memimpin Kota Depok,” tegas warga Kelurahan Beji ini.

Alasan lain karena menilai PKS gagal membangun Kota Depok yang ditinggalinnya selama 30 tahun. “Cukup prihatin, tidak ada pembangunan yang berarti selama tiga periode PKS berkuasa di Kota Depok, sejak 2005. Saya sudah 30 tahun tinggal di Kota Depok. Jadi, saya merasa terpanggil untuk terjun langsung membangun Kota Depok, tentunya dengan menyegarkan pembangunan di segala bidang. Kota Depok yang segar, Kota Depok yang maju dan membanggakan bagi warganya,” pungkas Rama.

Editor: Tokohkita

TERKAIT