Telkomsel Solusi Digitalisasi Bisnis G4S Indonesia

  1. Beranda /
  2. Kabar /
  3. Telekomunikasi /
  4. Selasa, 6 November 2018 - 00:18 WIB

Telkomsel/Istimewa
Telkomsel
Foto: Istimewa

G4S sendiri merupakan perusahaan global penyedia jasa keamananan terintegrasi ternama dengan lini bisnis utama yang terdiri dari pengelolaan uang tunai, jasa petugas keamanan, stasiun pusat pemantauan, layanan ATM terintegrasi, serta sistem dan teknologi keamanan.

TOKOHKITA. Hari ini Telkomsel menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan G4S Indonesia pada di GraPARI Telkom Group, Jakarta. Melalui kerjasama ini, Telkomsel akan menyediakan berbagai solusi digital kepada salah satu perusahaan jasa keamanan terbesar tersebut yang meliputi layanan IoT (internet of things) Control Center, FleetSight dan Compack Enterprise.

Direktur Sales Telkomsel, Sukardi Silalahi mengatakan,”Sebagai operator yang pertama menghadirkan layanan IoT di Indonesia, kami gembira bahwa solusi-solusi bisnis berbasis IoT telah dipercaya dan semakin relevan dengan inisiatif transformasi digital bagi bisnis di berbagai sektor.”

“Hari ini kita bergembira G4S Indonesia yang telah mempercayakan layanan Telkomsel MyBusiness dan Telkomsel IoT sebagai solusi untuk membantu digitalisasi proses bisnis di perusahaannya. Kami harap solusi yang kami berikan dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan G4S Indonesia kepada kliennya sekaligus memperkuat kepemimpinan G4S Indonesia di bidang usaha security and public safety,” ungkap Sukardi.

G4S sendiri merupakan perusahaan global penyedia jasa keamananan terintegrasi ternama dengan lini bisnis utama yang terdiri dari pengelolaan uang tunai, jasa petugas keamanan, stasiun pusat pemantauan, layanan ATM terintegrasi, serta sistem dan teknologi keamanan. G4S saat ini memiliki 13.000 karyawan yang tersebar di 52 kota di Indonesia untuk layanan pengelolaan uang tunai, sedangkan untuk jasa petugas keamanan tersebar dari daerah paling barat Sumatera hingga paling timur Papua.

President Director G4S Indonesia, David Batubara mengatakan “Penggunaan dan penerapan teknologi merupakan salah satu prioritas dan strategi G4S ke depannya untuk diterapkan dalam seluruh proses bisnis dan operasional kami, untuk meningkatkan layanan kepada seluruh pengguna jasa layanan G4S Indonesia di seluruh lini bisnis kami di Indonesia, baik dalam Secure Solution maupun di lini usaha Cash Solution. Dan dengan jaringan dan inovasi dari Telkomsel, sejalan dengan kebutuhan kami ke depan“

Solusi digital yang disediakan Telkomsel bagi G4S Indonesia meliputi layanan Control Center, FleetSight dan Compack Enterprise. Solusi IoT Control Center akan membantu otomatisasi pengelolaan layanan seluler perangkat yang terhubung dengan Internet untuk mengoptimalkan penggunaan dengan biaya operasi yang efisien. Layanan ini akan menjadi solusi konektvitas aplikasi internal untuk laporan keamanan G4S Indonesia.

Solusi FleetSight akan membantu perusahaan untuk mengendalikan armada sekaligus melakukan efisiensi dalam pemeliharaan asset bergerak tersebut. Kegiatan operasional seluruh armada G4S Indonesia yang terdiri dari sekitar 500 mobil dan 200 motor akan didukung layanan Telkomsel FleetSight. Sedangkan sekitar 2.000 karyawan dan 10.000 mitra G4S Indonesia akan dilengkapi oleh layanan Compack Enterprise, sebuah layanan komunikasi yang memberikan paket komunikasi istimewa dengan dukungan jaminan keamanan data perusahaan dan kehandalan jaringan internet 4G LTE Telkomsel yang hadir hingga ke daerah pelosok Indonesia.

“Berbagai solusi layanan digital Telkomsel ini akan mendukung integrasi dan digitalisasi sistem operasi, sekaligus meningkatkan SLA (service level agreement), meningkatkan efisiensi biaya operasional dan pemeliharaan serta mendukung kelancaran kegiatan komunikasi G4S Indonesia”, ungkap Sukardi.

“Sebagai operator yang berkomitmen untuk mendigitalisasi Indonesia melalui penerapan teknologi, Telkomsel telah menyiapkan layanan maupun solusi bisnis berbasis teknologi masa depan sehingga dapat mendukung terwujudnya kesiapan para pelaku bisnis di Indonesia. Hal ini sejalan dengan roadmap pemerintah Making Indonesia 4.0 menuuju Revolusi Industri 4.0,” pungkas Sukardi.

Editor: Tokohkita

TERKAIT


TERPOPULER