Dyah Suminar SE

Pengusaha Perempuan yang Peduli dengan Kanker

  1. Beranda /
  2. Kiprah /
  3. Minggu, 16 Februari 2020 - 12:04 WIB

Dyah Suminar SE/Istimewa
Dyah Suminar SE
Foto: Istimewa

Ditengah kesibukannya, isteri dari mantan Wali Kota Yogyakarta Hery Zudianto ini ikut tergabung dalam sebuah organisasi kemanusiaan yang fokus terhadap penyakit kanker.

TOKOHKITA. Perempuan Indonesia yang sukses merintis usaha jumlahnya tentu tak terhitung lagi. Satu diantara pengusaha perempuan yang sukses mendirikan usaha adalah Dyah Suminar SE. Pengusaha butik yang tinggal di Yogyakarta ini ternyata memiliki banyak pretasi yang layak diteladani. Diantaranya adalah  peduli terhadap penderita penyakit kanker dan pendidikan.

Ditengah kesibukannya, isteri dari mantan Wali Kota Yogyakarta Hery Zudianto ini ikut tergabung dalam sebuah organisasi kemanusiaan yang fokus terhadap penyakit kanker. Melalui lembaga sosial inilah, Dyah aktif memberikan suport kepada penderita kanker. Bahkan ia ikut mensosialisasikan betapa bahayanya penyakit kanker kepada masyarakat terutama bagi perempuan.

Dalam berbagai kesempatan, Dyah sering mengingatkan kepada perempuan agar selalu menerapkan pola hidup sehat. Mulai dari kebersihan rumah, pola makan dan minum serta istirahat yang cukup untuk menghindari berbagai penyakit yang dapat menimbulkan penyakit kanker.

Tak hanya itu saja, Dyah juga aktif dalam organisasi keagamaan perempuan terbesar di tanah air yaitu PP Aisiyah. Dalam organisasi ini, Dyah didaulat sebagai ketua Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) PP Pimpinan Pusat Aisyiyah. Melalui lembaga ini, Dyah sering hadir sebagai pembicara dan mentor untuk memberikan tips menjadi pengusaha sukses.

Karena itu, wajar bila banyak perempuan warga Muhammadiyah yang sukses mendirikan bisnis. Kesuksesannya mendirikan usaha butik tidak lantas membuatnya sombong. Sejumlah karyawannya sering mendapatkan teladan darinya. Ternyata, pemilik Margaria Group ini masih sering ikut menata barang-barang yang ada dibutik bahwa mengelap meja yang ada sekitar butik.

“Ibu sering memberikan contoh kepada kami bagaimana melayani pelanggan dan mitra. Ibu melarang para karyawan marah dan cemberut. Pokoknya harus selalu terlihat bahagia dan tersenyum kepada siapa pun,” ucap Ica yang belasan tahun bekerja diperusahaan Dyah.

Selain itu, melalui perusahaannya Dyah juga peduli terhadap keluarga kurang mampu. Ia juga mendirikan sekolah PAUD, TK hingga SD. Lembaga pendidikan tersebut sengaja didirikan untuk mencetak generasi Indonesia yang mumpuni di berbagai bidang. Di lembaganya, para siswa dididik mandiri, berakhlaq, dan memahami teknologi informasi.

Dari berbagia prestasi dan kepeduliannya terhadap sesama tersebut, Dyah Suminar dipilih sebagai penerima Anugerah TIMES Indonesia sebagai Tokoh Perempuan Inspiratif 2019 Kota Yogyakarta. Semoga, sosok pengusaha perempuan Dyah Suminar ini dapat menginspirasi perempuan milenial Indonesia.

Sumber:Time Indonesia

Editor: Tokohkita

TERKAIT