Gerakan Tanam Kopi 2024

Permintaan Melonjak, Garut Tanam 770.000 Pohon Kopi

  1. Beranda /
  2. Kabar /
  3. Daerah /
  4. Selasa, 16 Januari 2024 - 18:33 WIB

Wakil Bupati Helmi Budiman mengungkapkan, tahun ini Kabupaten Garut menargetkan penanaman 770.000 pohon kopi, dengan 35.000 di antaranya akan ditanam di lokasi pencanangan. Kopi yang ditanam adalah jenis arabika, dipilih karena permintaan pasar yang tinggi terutama untuk luar negeri.

TOKOHKITA. Sebagai salah satu produsen kopi di Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Garut terus berupaya meningkatkan produktivitas dan memperluas area kebun kopi rakyat. Pasalnya, permintaan terhadap kopi Garut terus meningkat baik dari pasar domestik juga mancanegara.

Wakil Bupati Helmi Budiman mengungkapkan, tahun ini Kabupaten Garut menargetkan penanaman 770.000 pohon kopi, dengan 35.000 di antaranya akan ditanam di lokasi pencanangan. Kopi yang ditanam adalah jenis arabika, dipilih karena permintaan pasar yang tinggi terutama untuk luar negeri.

“Karena kita lebih banyak sekarang memenuhi kebutuhan di dalam negeri, untuk Garut, Bandung, Jakarta, ekspor juga tapi belum maksimal. Makanya harus terus kita tingkatkan penanaman kopi ini, sehingga permintaan untuk ekspor bisa dipenuhi,” ujarnya pada pencanangan Gerakan Penanaman Kopi 2024 di Blok Pasir Ciung, Desa Sukalilah, Kecamatan Sukaresmi, Selasa (16/1/2024).

Helmi menjelaskan, program ini merupakan dukungan pemerintah kepada petani, dengan harapan produksi kopi di Garut dapat meningkat dan memenuhi kebutuhan kopi dunia. “Mudah-mudahan selain produksi meningkat, harga juga bisa tetap bertahan atau naik, sehingga masyarakat kita bisa mendapatkan keuntungan yang cukup untuk kesejahteraan mereka,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut Haeruman bilang, penanaman kopi juga bertujuan untuk mengatasi lahan kritis, dengan tanaman yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Produksi kopi di Garut tersebar di 20 wilayah kecamatan, dengan rata-rata produksi 2.000-3.000 ton green bean arabika per tahun.

Kopi Garut, khususnya kopi jenis arabika, sangat diminati oleh warga Kota Medan. Bahkan, hampir tiap tahun hasil panen kopi di Kabupaten Garut selalu habis, salah satunya dibeli oleh pihak luar termasuk Medan. “Karena Kopi Garut ini mempunyai cita rasa (dan) aroma yang khas, dan mempunyai kenikmatan yang sangat luar biasa dibandingkan dengan kopi-kopi yang ada di wilayah di Indonesia, kopi Garut memang mantap,” klaim Haeruman.

Menurut dia, sebanyak 770.000 pohon kopi yang akan ditanam tahun ini tersebar di beberapa daerah, seperti Pakenjeng, Malangbong, Cibatu, Cigedug, Kersamanah, dan Sukaresmi.

“Jadi harapan kami petani kopi kita sudah bagus secara budidaya, tapi yang harus ditingkatkan aspek kelembagaannya, sehingga para petani kopi itu bersatu memajukan kopi Garut, sehingga kopi Garut bisa jadi kopi yang mendunia,” harap Haeruman.

Terpisah, Dadan M Ramdan, Owner Pawon Kopi Salarea mengapresiasi perhatian Pemda Garut yang semakin serius mengembangkan komoditas kopi. Bicara luas lahan, di Cibatu saja ada sekitar 200 san hektare lahan di arae konsesi Perhutani di wilayah Pengunungan Cibatu yang bisa ditanam kopi. "Bersama petani di Cibatu, kami sudah tiga tahun menanam kopi dan hasilnya sangat bagus namun area tanamnya masih terbatas," ungkap Dadan.

Atas dasar itu, Dadan menyambut baik Gerakan Penanaman Kopi 2024 yang dicanangkan Pemda Garut, karena dampak manfaat ekonomi dalam jangka panjang bisa dirasakan petani kopi. Untuk jangka pendek, petani bisa tumpang sari di lahan kopi sehingga bisa menghasilkan panen seperti cabai, jahe, bawang, kacang dan lainnya.

"Dari sisi vegetasi alam juga sangat baik, kopi menyumbang produksi oksigen bagi penghuni bumi ini. Tanaman kopi juga baik untuk mencegah tanah longsor dan banjir. Kemarau, sebagian area Gunung Kancil, Cibatu, terbakar akibat kemarau ekstrem menyusul fenomena El Nino. Nah, lahan yang terbakar ini harus ditanami yang salah satunya bisa dengan kopi," jelas penggiat sosial-lingkungan yang juga Pendiri Salarea Foundation.

Editor: Tokohkita

TERKAIT


TERPOPULER