Rokhmin Dahuri

8 Jurus Agar KKM Universitas Muhammadiyah Cirebon Sukses

  1. Beranda /
  2. Kabar /
  3. EDUKASI /
  4. Sabtu, 15 Juli 2023 - 20:49 WIB

Menurut Rokhmin, salah satu kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah pengabdian masyarakat, termasuk di dalamnya KKM.

TOKOHKITA. Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan-IPB University, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri MS berbagi kiat agar kuliah kerja mahasiswa (KKM) yang dilakukan oleh mahasiswa sukses dan memberikan hasil yang sebaik-baiknya untuk masyarakat atau warga daerah tempat mereka melaksanakan KKM.

Menurut Rokhmin, salah satu kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah pengabdian masyarakat, termasuk di dalamnya KKM. “Setidaknya ada delapan jurus sukses melaksanakan,” katanya saat memberikan pembekalan KKM Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) di Convention Hall UMC, Sabtu (15/7/2023).

Rokhmin membawakan materi berjudul “KKM yang meningkatkan kompetensi, soft skills, etos kerja, akhlak mulia, dam Imtaq mahasiswa serta membantu pembangunan wilayah perdesaan”. Jurus pertama agar sukses melaksanakan KKKM adalam diawali dengan perkenalan dan silaturrahim dengan camat, kepala desa, aparat pemerintahan desa, pemuda-pemudi, ulama, dan tokoh  masyarakat.

Kedua, temu wicara dengan berbagai kelompok masyarakat untuk mengidentifikasi dan memetakan potensi, serta permasalahan pembangunan. "Ini untuk menjaring aspirasi masyarakat tentang bagaimana memperbaiki kesejehateraan hidup nya dan membangun desanya supaya lebih maju dan rakyatnya hidup damai dan sejahtera," terang Duta Besar Kehormatan Kepulauan Jeju dan Kota Metropolitan Busan, Korea Selatan itu.

Ketiga, memberikan penyuluhan dan pelatihan untuk meningkatkan: (1) usaha (bisnis) masyarakat di sektor pertanian tanaman pangan, hortikultur, peternakan, perikanan, industri pengolahan, home industry, pariwisata, ekonomi digital, dan lainnya seperti etos kerja, akhlak, dan Imtaq.

“Tujuannya, untuk meningkatkan kompetensi lulusan, baik soft skills maupun hard skills, agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman, menyiapkan lulusan sebagai pemimpin masa depan bangsa yang unggul dan berkepribadian. Program experiential learning dengan jalur yang fleksibel diharapkan akan dapat memfasilitasi mahasiswa mengembangkan potensinya sesuai dengan passion dan bakatnya,” papar Rokhmin.

Keempat, mengadakan berbagai kegiatan bakti sosial (baksos), olah raga, perlombaan, dan hiburan yang produktif, baik, mempererat tali silaturrhaim, dan membahagiakan. Kelima, tambahnya, bagi mahasiswa Muslim upayakan maksimal untuk shalat fardhu secara berjamaah di masjid secara berkeliling, sambil memberikan kuliah tujuuh menit ba’da shalat Shubuh atau shalat Isya’.

“Bagi mahasiswa Nasrani upayakan rajin beribadah di gereja. Bagi mahasiswa Hindu mesti rajin beribadah di pura. Dan, seterusnya,” ujar Duta Besar Kehormatan Kepulauan Jeju dan Kota Metropolitan Busan, Korea Selatan itu.

Keenam, lanjutnya, lokakarya sambil acara perpisahan untuk mahasiswa mempresentasikan hasil identifikasi potensi dan permasalahan pembangunan, serta usulan program pembangunan desanya. “Juga minta masukan dari para peserta lokakarya,” kata Prof. Rokhmin Dahuri. Ketujuh, kekembali di kampus, tim mahasiswa menyerahkan laporan KKM kepada Tim Dosen Pembimbing KKM. “Kedelapan, para mahasiswa harus berperilaku santun, ramah, dan menyejukkan,” ujar Prof. Rokhmin Dahuri.

Dalam kesempatan ini, Rokhmin juga menguraikan gambaran umum kinerja pendidikan tinggi di Indonesia antara lai pada umumnya lulusan kurang kompeten, kurang siap bekerja, karakter (etos kerja)-nya lemah, rendah entrepreneurrship-nya, mismatch dengan dunia kerja (industri & pemerintah), dan kalah daya saing dengan lulusan Perguruan Tinggi luar negeri.

Kemudiam, produktivitas riset (R & D) berupa publikasi di jurnal ilmiah internasional ternama, invention (prototipe), dan innovation (commercial technology) masih rendah. "Kontribusi kegiatan Pengabdian Masyarakat bagi pemberdayaan masyarakat, pembangunan wilayah, dan peningkatan kapasitas pemerintahan belum signifikan," ujar Rokhmin.

 

Editor: Tokohkita

TERKAIT


TERPOPULER