Hore, Ada Mesin Penukaran Botol Plastik Plasticpay

  1. Beranda /
  2. Kabar /
  3. LINGKUNGAN /
  4. Jumat, 26 November 2021 - 16:48 WIB

Mesin Penukaran Botol Plastik Plasticpay/Istimewa
Mesin Penukaran Botol Plastik Plasticpay
Foto: Istimewa

Hingga saat ini, terdapat tujuh unit RVM yang sudah dipasang oleh Plasticpay yang merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai pihak seperti Bank Syariah Indonesia (BSI), Grand Indonesia Mall, Danone-Aqua, Alfamart dan juga Sahabat Sirkulasi Semesta.

TOKOHKITA. PT Plasticpay Teknologi Daurulang yang merupakan sebuah perusahaan platform digital berbasis sosial digital sekaligus sebagai entitas usaha dari PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV), terus memperbanyak pemasangan mesin penukaran sampah botol plastik menjadi poin secara otomatis atau Reverse Vending Machine (RVM) di tempat-tempat umum seperti mall dan minimarket.

Hingga saat ini, terdapat tujuh unit RVM yang sudah dipasang oleh Plasticpay yang merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai pihak seperti Bank Syariah Indonesia (BSI), Grand Indonesia Mall, Danone-Aqua, Alfamart dan juga Sahabat Sirkulasi Semesta. Langkah ini merupakan salah satu upaya Perusahaan untuk mengumpulkan lebih banyak sampah botol plastik langsung dari penggunanya. Tercatat per November 2021, Plasticpay berhasil mengumpulkan lebih dari 19 ton sampah botol plastik melalui ratusan dropbox yang dipasang diberbagai titik di Jabodetabek.

Suhendra Setiadi, selaku CEO Plasticpay dan juga Direktur INOV mengatakan, “Setelah sebelumnya berkolaborasi dengan Bank Syariah Indonesia (BSI), kami kembali menggandeng Sahabat Sirkulasi Semesta, Danone-Aqua, Grand Indonesia Mall dan Alfamart untuk menambah jumlah pemasangan RVM di tempat umum sebagai solusi pengumpulan sampah botol plastik berbasis digital. Pusat perbelanjaan dan minimarket menjadi target pemasangan RVM berikutnya, karena kami melihat tempattempat tersebut memiliki potensi yang lebih besar dalam menghasilkan sampah botol plastik.”

Di samping terus menambah jumlah RVM, Plasticpay juga terus menambah jumlah Plasticpay Dropbox yang mana saat ini sudah terpasang lebih dari 200 unit. Perusahaan menargetkan hingga akhir tahun 2021 dapat memasang sekitar 10 unit RVM dan 300 unit Plasticpay Dropbox.

Lebih lanjut, dalam rangka mendukung terwujudnya circular economy di Indonesia, Plasticpay bersama induk usaha PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV), menggandeng berbagai komunitas dan UMKM untuk menciptakan produk-produk yang terbuat dari daur ulang sampah plastik yang bernilai ekonomis tinggi. Dengan demikian, langkah-langkah yang sudah dijalankan Perusahaan tidak hanya dapat membantu dalam menjaga lingkungan, namun turut membantu masyarakat dari segi perekonomian.

“Kami yakin dengan dorongan dan edukasi yang tepat, semangat dan antusiasme dari anak muda untuk menerapkan gaya hidup berkelanjutan akan semakin meningkat. Plasticpay dan seluruh partner kami akan terus mengajak dan merangkul semua pihak untuk peduli terhadap lingkungan mulai dari lingkup terkecil yaitu diri sendiri dan rumah tangga kita. Kita bisa mulai menerapkan gaya hidup minim sampah, memilah sampah dari rumah, serta menukarkan sampah botol plastik melalui fasilitas yang kami sediakan sehingga bisa menghasilkan uang,” ujar Suhendra.

Dengan komitmen membantu mewujudkan Indonesia bebas sampah pada 2025, Plasticpay tidak hanya bergerak di Jakarta dan sekitarnya saja. Perusahaan juga akan melakukan ekspansi ke kota-kota lain di Indonesia untuk mengumpulkan lebih banyak sampah botol plastik untuk didaur ulang. “Ke depan, kami akan memperluas titik penempatan RVM dan juga Plasticpay Dropbox memasuki kota-kota lain. Harapannya melalui langkah tersebut, kami dapat mengumpulkan lebih banyak sampah botol plastik yang akan didaur ulang oleh entitas induk kami, sehingga tingkat daur ulang di Indonesia dapat meningkat,” tutup Suhendra.

Sekilas Plasticpay

Plasticpay merupakan sebuah gerakan sosial berbasis platform digital, yang mengajak masyarakat untuk merubah sampah botol plastik yang merusak lingkungan menjadi bermanfaat dan membawa kebaikan. Sampah botol plastik yang terkumpul dapat ditukarkan menjadi Plasticpay Point melalui aplikasi Plasticpay, yang nantinya dapat dikonversikan menjadi uang elektronik seperti DANA, OVO, Gopay, LinkAja, dan INACASH.

Saat ini, Plasticpay telah memiliki ratusan Plasticpay Dropbox yang tersebar dibeberapa area mulai dari Masjid, Yayasan, Pesantren, perkantoran, perhotelan, sport area, food area, golf clubs, dan sekolah, di area Jabodetabek. Sampah botol plastik yang terkumpul melalui Plasticpay Dropbox, akan di daur ulang dan diubah menjadi butiran, Recycled Polyester Staple Fiber (“Re-PSF”), benang dan kain. Hasil dari daur ulang tersebut adalah berupa Eco-friendly fiber dan kain daur ulang yang dapat dijadikan sebagai bantal, boneka, tempat tidur, karpet, furnitur, interior otomotif dan produk non-woven/woven lainnya.

Sekilas INOV

INOV adalah perusahaan Clean-Tech di Indonesia yang berfokus dalam mengolah dan mendaur ulang botol PET dan sampah plastik lainnya menjadi produk daur ulang serat staple buatan/Recycle Polyester Staple Fiber (re-PSF). Saat ini, INOV mengoperasikan tiga pabrik pembuatan produk daur ulang serat staple buatan di Tangerang, Solo dan Mojokerto dengan pabrik pengolahan sampah botol plastik/washing facility di Solo, Mojokerto dan Medan.

Selain itu INOV juga mengoperasikan dua pabrik untuk industri bukan tenunan (non-woven) di Salatiga dan Palembang. Pada tahun 2021, INOV menambah dua pabrik Re-PSF, bukan tenunan (Non-Woven) serta washing facility di wilayah Makassar, Sulawesi Selatan. Tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 10 Juli 2019, PT Inocycle Technology Group Tbk (“INOV”) adalah emiten pertama untuk produk daur ulang serat staple buatan yang menghadirkan solusi global untuk masalah lokal, yakni mengubah sampah menjadi sumber daya baru.

Editor: Tokohkita

TERKAIT


TERPOPULER