Afifah Alia

Kota Depok Membutuhkan Sosok Perempuan

  1. Beranda /
  2. Kabar /
  3. Daerah /
  4. Rabu, 22 Juli 2020 - 20:40 WIB

Afifah Alia/Istimewa
Afifah Alia
Foto: Istimewa

Afifah mengutarakan konsep yang ditawarkannya, yaitu membenahi wilayah Depok guna menjadikan Kota Depok menuju perubahan seperti yang diharapkan oleh masyarakat, yakni kota yang modern dan berbudaya.

TOKOHKITA. Afifah Alia menjadi wanita pertama yang menjadi peserta Pilkada Depok yang akan berlangsung pada 9 Desember 2020. Afifah menjadi calon Wakil Wali Kota Depok yang diusung PDIP dan berpasangan dengan calon Wali Kota Depok yang dukung Partai Gerindra, Pradi Supriatna.

"Saya yang dipasangkan dengan Pradi Supriatna, itu merupakan keputusan partai. Jadi, siapapun yang terpilih harus kerja keras dan saya berjanji akan menyerap aspirasi masyarakat. Saya akan bekerja keras dan mengabdikan diri saya untuk masyarakat," ujar Afifah saat acara Bincang Bersama Wartawan Depok Media Center (DMC) seperti dikutip Republika, Rabu (22/7).

Afifah mengutarakan konsep yang ditawarkannya, yaitu membenahi wilayah Depok guna menjadikan Kota Depok menuju perubahan seperti yang diharapkan oleh masyarakat, yakni kota yang modern dan berbudaya. "Kota Depok membutuhkan sosok perempuan untuk menampung aspirasi kaum wanita. Maka, saya maju di Pilkada Depok 2020," kata dia.

Kesehatan juga menjadi salah satu program prioritas Afifah. “Benahi Kota Depok dari semua sisi. Kesehatan, pendidikan dan birokrasi. Ketiga urusan ini harus dipermudah dan ditangani profesional. “Tunjukkan KTP Depok biaya kesehatan akan gratis,” janji dia.

Menurut Afifah program itu sudah dicanangkan termasuk anggarannya. Tapi, hanya berlaku untuk RUSD. Tidak semua rumah sakit. Program ini untuk memudahkan atau meringankan masyarakat. Termasuk pengobatan dan rawat inap pasien. “Saya pikir tidak kontradiktif dengan BPJS karena ini khusus untuk RSUD. Kami ingin memberikan bantuan bagi warga yang tidak mampu membiayai rumah sakit,” jelasnya.

Program ini disambut gembira oleh Sutrisno, warga Kelurahan Pondok Jaya. Menurutnya sejauh ini warga acap kesulitan jika mengalami sakit. Terutama warga yang tidak mampu atau belum mempunyai BPJS. “Kita patut bersyukur kalau ada calon pemimpin yang memperhatikan masyarakatnya. Masalah kesehatan sangat penting, mengingat setiap orang pasti akan mengalami sakit. Semoga program tersebut dapat diwujudkan bukan sekadar janji,” kata Sutrisno.

Menyinggung soal stigma di masyarakat yang menganggap politik jahat dan hanya umbar janji, Afifah mengatakan pemimpin itu harus menyelesaikan urusan dunianya terlebih dahulu supaya tidak ingkar janji. “In Saah Allah saya tidak mengobral janji. Jika dipercaya memimpin Depok bersama Bang Pradi, kami akan memperhatikan aspirasi masyarakat. Kami mohon dukungan dari teman-teman wartawan,” tutur Afifah yang juga dikenal sebagai pengusaha properti.

Editor: Tokohkita

TERKAIT