Sabrina Soewatdy, CEO dan Co-founder Rukita

Rukita Perkenalkan Hunian Bebas Ribet bagi Kaum Metropolis di Indonesia

  1. Beranda /
  2. Kiprah /
  3. Selasa, 23 Juni 2020 - 05:00 WIB

Sabrina Soewatdy, CEO dan Co-founder Rukita/Istimewa
Sabrina Soewatdy, CEO dan Co-founder Rukita
Foto: Istimewa

Rukita hadir untuk menciptakan gaya hidup yang lebih baik bagi kaum milenial. Hal ini didasari dengan kepercayaan kami bahwa seseorang akan memiliki hidup yang lebih baik saat ia tinggal di hunian yang mendukung kebutuhannya.

TOKOHKITA. Didirikan pada April 2019, Rukita, perusahaan teknologi properti (proptech) dengan pertumbuhan paling pesat di Indonesia, hadir secara resmi untuk memenuhi kebutuhan hidup kaum urban saat ini. Dengan keahlian yang kuat di bidang properti dan teknologi, Rukita menyediakan layanan pengelolaan properti secara menyeluruh untuk menciptakan hunian bebas ribet dan nyaman bagi para penghuni. Sedangkan bagi pemilik properti, Rukita dapat mentransformasikan properti mereka menjadi aset yang menghasilkan pendapatan lebih tinggi. 

Saat ini, Indonesia sedang mengalami bonus demografi yang berlangsung hingga tahun 2035, di mana kaum milenial menyumbang 34% total populasi di Indonesia dan 37,3% total populasi di Jakarta. Namun berdasarkan data dari Indonesia Millennial Report 2019, 64,9% mereka belum memiliki rumah. Hal ini dipicu oleh harga rumah yang semakin melambung dan tingginya suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang melampaui daya beli mereka sebagai pembeli pertama.

Di samping itu, semakin banyak kaum milenial yang mengalami burnout atau kelelahan baik secara fisik maupun mental akibat gaya hidupnya yang mengutamakan pengalaman dan dorongan untuk selalu aktif di ranah digital. Kondisi ini memaksa mereka untuk menyusun prioritas hidup dan mengesampingkan hal-hal yang dianggap kurang penting dalam hidupnya. Ini menjelaskan alasan layanan praktis seperti pesan antar makanan dan kebersihan on-demand sangat diminati di pasar Indonesia.  

Sabrina Soewatdy, CEO dan Co-founder Rukita, menjelaskan, berangkat dari pemahaman akan kebutuhan hidup kaum milenial saat ini, pihaknya terdorong untuk menghadirkan solusi hunian yang inovatif bagi mereka. "Kami yakin ini merupakan saat yang tepat untuk mendisrupsi sektor properti di tanah air ke arah yang lebih baik dengan memanfaatkan peluang dari sharing economy yang berkembang pesat," katanya, Senin (22/6/2020).

Menurut dia, Rukita hadir untuk menciptakan gaya hidup yang lebih baik bagi kaum milenial. Hal ini didasari dengan kepercayaan kami bahwa seseorang akan memiliki hidup yang lebih baik saat ia tinggal di hunian yang mendukung kebutuhannya. "Salah satu cara Rukita mewujudkan ide tersebut adalah dengan menciptakan hunian co-living berkualitas yang bebas ribet, sehingga memungkinkan para penghuni untuk menikmati hidup sebagai bagian dari sebuah komunitas tanpa harus mengorbankan privasinya,” terang Sabrina.  

Adapun konsep awal dari kehidupan komunal sebenarnya telah populer di kalangan masyarakat Indonesia sejak lama. Salah satu contohnya adalah asrama, di mana sebuah komunitas tinggal secara berdampingan di satu bangunan yang sama. Seiring dengan berjalannya waktu, co-living hadir sebagai pembaruan dari konsep yang ada. Sehingga, lebih relevan bagi kaum milenial dengan beragam fasilitas untuk meningkatkan kenyamanan para penghuni. Hunian co-living menjadi rumah bagi komunitas yang identik dengan terbentuknya interaksi antar sesama penghuni untuk menciptakan hubungan yang lebih akrab dan bermakna. 

"Rukita memberikan sederet manfaat bagi para penghuni dan pemilik properti yang berfokus pada aspek kenyamanan, kepedulian, dan inovasi dengan tujuan untuk menyediakan layanan yang bebas ribet," ujar Sabrina.

Sabrina bilang, Rukita membantu para pemilik properti dalam mengelola dan tentransformasikan propertinya menjadi hunian co-living yang bergaya modern dengan layanan lengkap untuk pendapatan dan tingkat okupansi yang lebih tinggi. Para pemilik properti bisa menjadi lebih tenang dan menikmati pendapatan pasif sebagaimana Rukita mengambil alih pengelolaan propertinya secara menyeluruh, mulai dari proses pencarian dan retensi penghuni, kegiatan operasional harian dan pengelolaan pembayaran, hingga pemeliharaan properti.

Selain itu, Rukita juga menghilangkan segala keribetan yang dialami pemilik properti ketika menjalankan bisnisnya secara tradisional. Hal ini terwujud berkat pemanfaatan teknologi yang mampu mempercepat proses dan memberikan hasil yang lebih akurat dalam berbagai aspek, termasuk penilaian bangunan dan penyusunan laporan bulanan. Tak hanya itu, Rukita juga berfokus pada keunggulan di bidang operasional, di mana seluruh kegiatan operasional dijalankan dan dikelola secara cermat oleh tim Rukita yang berpengalaman di lapangan. 

Andre, salah satu mitra Rukita & pengusaha seni, memaparkan “Mengelola bisnis indekos sendiri menimbulkan berbagai keribetan dan banyak waktu saya yang terbuang. Namun, setelah bermitra dengan Rukita, properti saya menjadi lebih terawat dan saya dapat memperoleh pendapatan bebas ribet. Sekarang saya dapat lebih tenang, sehingga bisa lebih berfokus dalam mengembangkan bisnis lainnya.”

Untuk mengakomodir kebutuhan dan preferensi penghuni, Rukita menyediakan berbagai hunian dengan rentang harga sewa bulanan yang beragam, mulai dari Rp 1.600.000,- per kamar dengan tagihan terpadu yang praktis, termasuk biaya listrik dan air, koneksi internet berkecepatan tinggi, layanan kebersihan, serta layanan perbaikan/pemeliharaan. Setiap kamar di Rukita sudah siap huni dengan perabotan yang lengkap dan desain interior yang modern tanpa mengabaikan aspek fungsionalitasnya.

Rukita juga menyediakan aplikasi khusus penghuni untuk menciptakan pengalaman tinggal yang lebih simpel. Hanya dengan sentuhan jari, para penghuni dapat dengan mudah memesan layanan, memantau status pembayaran, mendaftarkan diri dalam kegiatan komunitas, berinteraksi secara online melalui kolom komentar, serta mengakses kumpulan artikel menarik yang memperkaya wawasan. 

Rukita merancang ruang komunal dengan senyaman mungkin untuk menciptakan interaksi yang lebih  hidup. Dengan demikian, para penghuni dapat menghabiskan waktu bersama dan saling terhubung dalam keseruan. Para penghuni juga dapat menikmati kegiatan komunitas yang menarik yang diadakan secara rutin, seperti pancake breakfast, taco night, flower arrangement workshop, dan sebagainya. Ketika para penghuni membutuhkan bantuan segera, mereka dapat langsung menghubungi Community Manager yang siap membantu di lokasi. 

Selain berfokus pada kenyamanan, Rukita juga berkomitmen untuk menjamin keamanan para penghuni.  Untuk itu, Rukita menerapkan pengecekan latar belakang bagi calon penghuni baru, serta penjagaan unit oleh petugas keamanan selama 24 jam dalam seminggu, di mana setiap hunian dilengkapi dengan perangkat CCTV yang mumpuni.

Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, Rukita telah mengoperasikan lebih dari 3.000 kamar di wilayah Jadetabek dengan penyempurnaan layanan secara berkelanjutan untuk menjamin kepuasan pemilik properti dan penghuni. “Sejalan dengan komitmen untuk membangun bisnis yang berkelanjutan di sektor proptech, kami menargetkan ekspansi layanan menjadi lebih dari 10.000 kamar di wilayah Jabodetabek pada akhir 2020 dengan berfokus pada jaminan kualitas sebagai prioritas utama kami. Dengan demikian, kami dapat membudayakan co-living sebagai gaya hidup baru yang lebih efisien dan menyenangkan bagi kaum milenial, seraya memberikan manfaat bagi lebih banyak penghuni dan pemilik properti,” tutup Sabrina.

Menjelang era normal baru (new normal), Rukita telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk menjaga kesehatan dan keselamatan para penghuni. Ketersediaan fasilitas yang dibutuhkan juga membantu mereka untuk tetap nyaman dan produktif ketika harus bekerja dari rumah (work from home). Di samping itu, Rukita juga dapat menawarkan potongan harga khusus sebesar Rp 300.000,- dan tambahan voucher Lalamove senilai Rp 200.000,- bagi calon penghuni baru dengan kode promo ‘NEWNORMAL’ yang berlaku hingga 30 Juni 2020. Klik di sini untuk informasi lebih lanjut mengenai promo ini. 

Editor: Tokohkita