Ini yang Perlu Diketahui dari Platform CXA oleh HRD

  1. Beranda /
  2. Kabar /
  3. Gaya Hidup /
  4. Selasa, 28 Mei 2019 - 16:55 WIB

Platform CXA
Platform CXA
Foto:

Untuk mengefektif dan mengefisienkan kinerja HDR sekaligus meningkatkan produktivitas karyawan, CXA Group hadir sebagai layanan one-stop workplace platform yang mampu mengubah pengeluaran perawatan kesehatan karyawan menjadi program tunjangan dan pemeliharaan kesehatan. Alhasil, produktivitas dan kesejahteraan karyawan terjaga, sedangkan keuangan perusahaan tetap sehat dan tidak tergerus biaya pengobatan penyakit kronis yang mahal.

TOKOHKITA. Teknologi modern saat ini sudah sangat canggih dalam membantu para manajer human resources departement (HRD) untuk mengumpulkan, menyimpan dan menganalisis data karyawan dalam satu sistem terpusat yang dapat diupdate secara realtime dan mudah diakses.
 
Dengan demikian, akan memberikan banyak waktu bagi divisi HRD untuk fokus pada aktivitas-aktivitas strategis lain yang dapat membantu memajukan perusahaan, ketimbang disibukan dengan tumpukan formulir dan arsif kertas karena sudah dalam format digital.

Untuk mengefektif dan mengefisienkan kinerja HRD sekaligus meningkatkan produktivitas karyawan, CXA Group hadir sebagai layanan one-stop workplace platform yang mampu mengubah pengeluaran perawatan kesehatan karyawan menjadi program tunjangan dan pemeliharaan kesehatan, sehingga produktivitas dan kesejahteraan karyawan terjaga. Keuntungan lainnya, perusahaan bisa menghemat anggaran biaya pengobatan penyakit kronis yang mahal, klaim dan harga polis asuransi karyawan yang nilainya terus meningkat.

“Kami memiliki misi untuk meningkatkan kesehatan karyawan dengan mengalihkan biaya perawatan ke pemeliharaan kesehatan dan pencegahan penyakit,” kata Cecilia Deasy, Head of Consultant CXA Group saat berbincang dengan Tokohkita di Jakarta, Senin (28/5).

CXA yang berbasis di Singapura, didirikan oleh Rosaline Chow Koo tahun 2013 lalu. Cecilia menjelaskan, perusahaan insurance technology (insurtech) terbesar di Asia ini telah digunakan oleh lebih dari 500 perusahaan besar yang mencakup 400.000 kayawan.

Lewat platform CXA, perusahaan akan banyak mendapatkan manfaat dan kemudahan sesuai dengan kebutuhan.Sebab, sistem layanan yang dirancang CXA fleksibel, mudah diakses dan realtime. “Kami menyediakan sistem untuk menunjang kerja HRD seperti memeriksa dan menganalisa dokumen karyawan, mengajukan klaim, membeli polis asuransi jiwa dan kesehatan, menyediakan produk-produk kesehatan, dan kebugaran sesuai kebutuhan secara digital,” paparnya.

Ekspansi B2B
Sam Darmawan, Country Head CXA Indonesia menambahkan, selain di Singapura, CXA hadir di China dan Hong Kong. Mulai tahun 2019 ini, CXA ekspansi pasar ke tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia, dan Thailand. “Fokus kami Asia karena masih banyak perusahaan yang belum menjalankan digitalisasi. Kami masuk ke Indonesia, selain alasan itu karena populasi penduduk yang besar diluar China dan India,” terangnya.

Sebelumnya, CXA Group mengumumkan telah meraih pembiayaan seniai US$ 25 juta dari putaran pendanaan terbarunya. Pembiayaan CXA ini bersasal dari investor strategis termasuk di dalamnya HSBC, Singtel Innov8, Telkom Indonesia MDI Ventures, Sumitomo Corporation Equity Asia, Muang Thai Fuchsia Ventures, Humanica dan Heritas Venture Fund, untuk memperkuat target bisnis perusahaan menjadi platform ekosistem kesehatan terkemuka untuk mengatasi biaya kesehatan yang meningkat di seluruh wilayah.

Sam menjelaskan, saat ini, pihaknya baru merampungkan pendirian perusahaan di Indonesia untuk mendukung operasional dan bisnis CXA ke depan. Untuk tahap awal, CXA membidik perusahaan-perusahaan besar dengan jumlah kayawan banyak. “Masih proses penjajakan ke sejumlah perusahaan perbankan yang menjadi fokus kami saat ini dengan pendekatan business-to-business (B2B). Targetnya tahun ini bisa menggaet sekitar 20 perusahaan besar,” bebernya.

Sam bilang, alasan menyasar perusahaan perbankan adalah  strategi CXA untuk mendapatkan klien potensial di Indonesia. Perusahaan perbankan dinilai memiliki pendanaan memadai selain dukungan infrastruktur digitalnya yang sudah berkembang. Di sisi lain, relasi atau rekan bisnis dari perusahaan perbankan yang tentu banyak juga bisa menjadi target pemasaran layanan CXA.

Itu sebabnya, Sam juga optimistis ekspansi bisnis ke Indonesia ini bakal mendapat respon positif dari perusahaan-perusahaan di dalam negeri, karena platform yang dibawa CXA memiliki banyak manfaat dan keunggulan, di samping tidak memiliki satu pun kompetitor di Asia.

“CXA merupakan pelopor layanan one-stop workplace platform yang mampu memberikan benefit bagi perusahaan dan karyawan, merencanakan program pemeliharaan kesehatan dan asuransi yang tepat bagi karyawan. Artinya, risiko kematian dini karyawan akibat penyakit berat dapat ditekan sehingga biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan untuk pengobatan tidak terus membengkak,” jelasnya.

Tidak hanya itu, dalam aplikasi CXA yang bisa diakses di website dan smartphone, bagian HRD dan karyawan bisa memantau dari grafik perkembangan kesehatan dengan fitur-fitur yang tersedia seperti health screening berdasarkan rekam medik dari masing-masing individu.

Kemudian, dengan sejumlah dana subsidi atau tunjangan (saldo) yang diberikan perusahaan tempat bekerja, karyawan didorong untuk aktif dari mulai memilih program hingga belanja produk kesehatan atau kebugaran secara mandiri di marketplace berdasarkan rekomendasi sistem analisa CXA. "Jadi ada fitur wellness yang memberikan beberapa rekomendasi kesehatan dan catatan kesehatan karyawan," kata Sam.

Menurut Sam, semua itu dilakukan dalam satu aplikasi dan transaksi secara non-tunai melalui layanan dompet digital atawa e-wallet. “Bagian HRD juga karyawan bisa mengecek sendiri proses pengajuan klaim asuransi, rawat jalan, atau pembelian polis dan pembayaran premi asuransi dengan cepat dan mudah. Kami mendigitalisasi semua yang berkaitan paper ke digital,” sebut Sam.

Selain mendigitalisasi beragam formulir dan arsip kepegawaian yang menjadi pekerjaan HRD, Sam mengungkapkan, CXA tengah menjajaki kerjasama dengan operator dokter virtual yang kini tengah berkembang pesat. "Kami akan menambah fitur dokter virtual, sehingga bisa konsultasi langsung dengan dokter. Kami juga telah mendesain platform CXA ini dengan versi bahasa Indonesia," imbuhnya.

Editor: Tokohkita

TERKAIT


TERPOPULER