Rosaline Chow Koo

Begini Rencana Ekspansi Bisnis CXA Group

  1. Beranda /
  2. Kabar /
  3. Teknologi /
  4. Sabtu, 30 Maret 2019 - 08:01 WIB

Perusahaan startup yang menjalankan platform health and wellness ini akan menggunakan dana segar tersebut untuk berinvestasi dalam bidang teknik dan informasi, talent dan akuisisi perusahaan lain. Sejauh ini, akuisisi melibatkan beberapa broker dan perusahaan agregator check-up di China.

TOKOHKITA. Perusahaan asuransi Singapura CXA Group telah mengantongi dana senilai $ 25 juta dalam putaran pendanaan terbarunya yang akan digunakan untuk ekspansi bisnis.

CXA, sebuah platform kesehatan dan kebugaran yang didukung oleh oleh teknologi AI, telah mengantongi beberapa investor terkenal dalam putaran pendanaan terbarunya. Para investor itu termasuk di dalamnya HSBC, Singtel Innov8, MDI Ventures Telkom Indonesia, Sumitomo Corporation Equity Asia, Muang Thai Fuchsia Ventures, dan lainnya.

Saat ini, CXA fokus pada ekspansi bisnis dan belum berencana mencari pendanaan seri berikutya. "Karena kita berharap mencapai balik modal pada tahun depan, mungkin tidak memerlukan dana tambahan," kata Rosaline Chow Koo, pendiri dan CEO CXA Group, yang dikutip dalam Business Times. Sebelumnya, CXA mendapatkan pembiayaan senilai $ 33 juta yang diperoleh dari pendanaan Seri A dan B pada tahun 2015 dan 2017.

Perusahaan startup yang menjalankan platform health and wellness ini akan menggunakan dana segar tersebut untuk berinvestasi dalam bidang teknik dan informasi, talent dan akuisisi perusahaan lain. Sejauh ini, akuisisi melibatkan beberapa broker dan perusahaan agregator check-up di China.

Sebagian modal juga akan digunakan untuk mengintegrasikan platform agar bisa bekerjasama dengan mitra seperti HSBC dan Singtel, yang mempunyari peranan penting dalam strategi bisnis white label. Sekadar diketahui, Bisnis white label adalah bisnis yang dijalankan dengan cara memberikan merek pada produk atau jasa tertentu dimana produk tersebut sebetulnya dihasilkan oleh perusahaan lain.

Awalnya, ada perusahaan yang memproduksi suatu produk, misalnya sirup dalam jumlah besar tanpa memberikan merek pada produk yang dibuatnya. Produk yang tanpa label itu kemudian dijual kepada beberapa perusahaan pembeli, dimana perusahaan pembeli kemudian menjual produk tersebut dengan merek masing-masing.

Platform CXA menggunakan agregasi, anonimisasi, dan analisis data digital kesehatan dan tahap kehidupan, yang memungkinkan pengusaha untuk memusatkan perhatian pada akar penyebab masalah kesehatan tenaga kerja mereka dan merancang intervensi khusus untuk mengatasinya, menurunkan penyakit kronis dan pengeluaran perawatan kesehatan.

Karyawan dapat membeli penawaran dengan membuat polis asuransi yang ada dan disediakan oleh majikan mereka. Penggunaan data analitik yang inovatif dari CXA membantu klien perusahaan secara efektif mengelola biaya perawatan kesehatan dan meningkatkan kesejahteraan karyawan mereka," kata Edgar Hardless, Kepala Eksekutif Singtel Innov8.

Editor: Tokohkita

TERKAIT


TERPOPULER