Polisi Militer Lantamal V Ringkus Perwira Gadungan TNI AL

  1. Beranda /
  2. Kabar /
  3. Daerah /
  4. Rabu, 6 Maret 2019 - 19:23 WIB

Barang bukti oknum mengaku TNI AL/Lantamal V
Barang bukti oknum mengaku TNI AL
Foto: Lantamal V

Informasi mengenai adanya oknum personil militer tersebut, didapatkan dari informasi warga sekitar Dupak Masigit yang merasa terganggu dengan keberadaan Irwan Fajar Subaditya yang dinilai agak congkak terhadap warga sekitarnya.

TOKOHKITA. Luar biasa, sigap, cepat dan tepat sasaran apa yang sudah dilajukan Polisi Militer Pangkalan Utama TNI AL (POM Lantamal V) yang berhasil meringkus upaya penipuan yang dilakukan seseorang yang mengak-ngaku sebagai seorang perwira TNI AL.

Kadispen Lantamal V Surabaya, Mayor Laut Rohman Arif, mengatakan, berdasarkan informasi awal, ada seorang wanita, SM berdomisili di Dupak Masigit yang merasa diperdaya oleh seseorang beridentitas sebagai seorang anggota militer, dan berdinas di reserse Angkatan Laut, yakni Irwan Fajar Subaditya, yang berpangkat mayor.

"Informasi mengenai adanya oknum personil militer tersebut, didapatkan dari informasi warga sekitar Dupak Masigit yang merasa terganggu dengan keberadaan Irwan Fajar Subaditya yang dinilai agak congkak terhadap warga sekitarnya," kata Rohman dalam keterangan resminya, Rabu (6/4/2019).

Berbekal informasi tersebut, maka Komandan Polisi Militer Lantamal V Kolonel Laut (PM) Joko Tri Suhartono memerintahkan Kadislidpam Pom Lantamal V untuk menurunkan Tim Lidkrimpamfik untuk menyusun rencana dengan memerintahkan empat personil Lidpam untuk mengamankan oknum tersebut.

Setelah dilaksanakan pengintyangaian dan pengendapan oleh personil Lidpam di sekitar rumah warga, sekitar pukul 21.00 WIB, Selasa (5/4/2019) malam, Irwan Fajar Subaditya datang, maka saat itu pula Tim Lidpam langsung menangkap dan mengamankan pelaku ke Mako Polisi Militer Lantamal V Surabaya.

Menurut Rohman, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim Lidpam, didapatkan data bahwa Irwan Fajar Subaditya bukan anggota militer melainkan bekerja sebagai sopir Grab di wilayah Surabaya. Hal tersebut dilakukan pelaku karena berasumsi bahwa dengan mengaku menjadi anggota militer, maka dirinya dengan mudah akan mendapatkan wanita dan uang dengan cepat.

Modus yang dilakukannya adalah dengan mengaku sebagai perwira menengah TNI AL berpangkat Mayor yang bekerja di Pertamina, kemudian merayu wanita (SM) yang akhirnya tertipu hingga mau menikah siri pada Desember 2015 dan membuahkan hasil seorang anak dari hasil nikah sirinya tersebut.

"Saya tegaskan lagi disini bahwa Irwan Fajar Subaditya yang mengaku sebagai anggota TNI AL bukanlah anggota militer, melainkan orang sipil yang mencoba mencari keuntungan pribadi dari upaya penipuan dengan mengak-ngaku sebagai anggota TNI AL," tegasnya.

Hal ini Rohman bilang, tentunya sangat merugikan nama baik institusi TNI AL. Selanjutnya, pelakuĀ  dilimpahkan ke Polrestabes Surabaya guna proses hukum lebih lanjut.

Editor: Tokohkita

TERKAIT