Terima Gelar Doktor HC dari SUJ Jepang, Sumbangsih Pemikiran Megawati Diakui Dunia

  1. Beranda /
  2. Kabar /
  3. Internasional /
  4. Rabu, 8 Januari 2020 - 20:30 WIB

Megawati telah menerima delapan gelar doktor kehormatan dari perguruan tinggi ternama dalam negeri dan luar negeri. Gelar doktor kehormatan pertama yang diterima Megawati yakni dari Universitas Waseda Tokyo, Jepang, pada September 2001.

TOKOHKITA. Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri kembali menerima penganugerahan gelar doktor kehormatan atau honoris causa (HC). Kali ini gelar tersebut diperoleh dari Soka University of Japan (SUJ) dalam bidang kemanusiaan di Kampus Hachioji, Tokyo, Jepang, pada Rabu (8/1/2020).

Ketua DPP PDIP Bidang Kelautan dan Perikanan, Prof. Rokhmin Dahuri yang turut mendampingi Megawati di Jepang mengapresiasi penganugerahan tersebut. Menurut Guru Besar IPB ini, gelar doktor HC kesembilan yang diterima Megawati itu menjadi bukti dan pengakuan atas sumbangsih pemikiran dan perjuangan beliau bagi kemanusiaan dalam berpolitik dan berkebangsaan.

“Kita tahu ini merupakan gelar doktor HC yang kesembilan yang beliau terima dari tiga perguruan tinggi di dalam negeri dan enam dari universitas di luar negeri. Saya kira itu membuktikan bagaimana sumbangsih pemikiran dan perjuangan beliau diakui dalam membangun kehidupan bangsa dan negara,” kata mantan menteri kelautan dan perikanan ini.

Rokhmin bilang, pemberian gelar doktor kehormatan dari Soka University of Japan (SUJ) juga penegasan bagaimana pemikiran dan sumbangsih Megawati dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sosial politik diakui dunia internasional.

Sebagai informasi, Megawati telah menerima delapan gelar doktor kehormatan dari perguruan tinggi ternama dalam negeri dan luar negeri. Gelar doktor kehormatan pertama yang diterima Megawati, yakni dari Universitas Waseda Tokyo, Jepang, pada September 2001.

Selain Prof. Rokhmin Dahuri, sejumlah kolega dan sahabat turut mendampingi mantan Presiden RI kelima tersebut antara lain Ketua DPP PDIP Prananda Prabowo, Ahmad Basarah, Herman Heri, mantan menteri pertahanan, Purnomo Yusgiantoro, mantan menteri pertanian Bungaran Saragih, mantan menteri perumahan rakyat Djan Farid, Kepala BIN Budi Gunawan, dan lain-lain.

Editor: Tokohkita

TERKAIT