Pradi Supriatna, Wakil Walikota Depok

Kami Bekerja Cerdas dan Berkualitas

  1. Beranda /
  2. Kabar /
  3. Daerah /
  4. Jumat, 20 September 2019 - 14:03 WIB

Seluruh jajaran di pemerintah pusat dan daerah diinstruksikan melakukan gerakan revolusi mental secara masif. Adapun programnya yaitu Indonesia melayani, Indonesia tertib, Indonesia mandiri, Indonesia bersatu, dan Indonesia bersih

TOKOHKITA. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berkomitmen untuk bekerja cerdas dan berkualitas, sesuai gerakan revolusi mental yang diinstruksikan oleh Presiden.

Hal itu dikatakan Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, seusai menghadiri Pekan Kerja Nyata Gerakan Nasional Revolusi Mental (PKN GNRM) III Tahun 2019 di Kompleks Perkantoran Pemprov Kalimantan Selatan, Kamis (19/9/2019).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Syafruddin. Dijelaskan Pradi, seluruh jajaran di pemerintah pusat dan daerah diinstruksikan melakukan gerakan revolusi mental secara masif. Adapun programnya yaitu Indonesia melayani, Indonesia tertib, Indonesia mandiri, Indonesia bersatu, dan Indonesia bersih.

“Atas arahan itu, kami Pemerintah Kota Depok akan terus bekerja cerdas dan berkualitas. Itu semua berkaitan dengan kemajuan pembangunan. Termasuk mengembangkan inovasi, baik  konsep dan strateginya harus berbasis pada peningkatan di setiap aspeknya,” papar Pradi.

Dia menambahkan, setiap apapun yang dikerjakan seyogianya berdasarkan kajian dan harus dapat dipertanggungjawabkan. “Kita juga harus melibatkan banyak pihak, seperti akademisi, konsultan, para ahli, termasuk invesment,” demikian Pradi.

PKN GNRM III yang dihelat di Kalimantan Selatan dengan tema Membangun Karakter Bangsa yang Kuat dan Berbhineka Tunggal Ika dalam Bingkai NKRI berlangsung selama tiga hari, 19 hingga 21 September 2019. 

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 15.000 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah (34 provinsi dan 514 kabupaten/kota), dunia usaha (BUMN, BUMD, perusahaan swasta dan UKM), akademisi, organisasi/kelompok kemasyarakatan, serta perwakilan masyarakat.

Editor: Admin

TERKAIT


TERPOPULER