Manlian Ronald. A. Simanjuntak

Listrik PLN Lumpuh, Atmosfir Kegagalan Sistemik

  1. Beranda /
  2. Kabar /
  3. Nasional /
  4. Senin, 5 Agustus 2019 - 10:52 WIB

Pemerintah harus mengecek ulang seluruh sistem energi dari poyek-proyek yang terbangun dan mempersiapkan serta mengevaluasi yang akan dibangun.

TOKOHKITA. Pada 4 Agustus 2019, kemarin, wiayah Jabodetabek dan daerah lainnya bisa dibilang lumpuh akibat pemadaman listrik menyusul pembangkit gas turbin 1-6 Suralaya mengalami trip atau gangguan. Sementara pembangkit gas turbin 7 dalam posisi mati (Off). Selain itu pembangkit listrik tenaga gas turbin Cilegon juga mengalami gangguan.

Tak pelak, dampak kelumpumpuhan ini terjadi secara masif dan mengganggu sejumlah proses operasional, sistem bangunan gedung, transportasi MRT dan KRL, infrastruktur telekomunikasi dan sejumlah fasilitas publik lainnya. Melalui berbagai perangkat media elektronik, permohonan maaf kepada masyarakat disampaikan oleh pihak PT PLN untuk hal ini.

Guru Besar Universitas Pelita Harapan Prof. Dr. Manlian Ronald. A. Simanjuntak angkat bicara terkait lumpuhnya aktivitas di DKI Jakarta dan sejumlah daerah lainnya akibat pemadaman listrik oleh PLN. Yang terang, PLN tidak cukup hanya menyampaikan permohonan maaf saja. Menurut dia, dalam pemikiran kritis, hal ini mencerminkan atmosfir kegagalan sistemik yang seharusnya bisa diantisipasi oeh negara dan pemerintah daerah.

"Seluruh elemen terlihat tidak siap mengantisipasi risiko padamnya arus listrik ini. Terlebih sistem energi moda transportasi MRT juga terbilang gagal, yang seharusnya siap lebih dulu. Bagaimana tidak, proyek sebesar ini (MRT) tidak ada back up energi yang valid agar pelayanan tidak terhenti?," katanya dalam keterangan resminya, Senin (5/8/2019.

Selain itu, untuk menghidari kejadian berikutnya, Manlian menyarankan agar beberapa bangunan gedung publik di Jakarta titeliti lagi karena tidak siap mengantisipasi padamnya listri. Bahkan ada genset yang gagal beroperasi karena tidak dirawat secara berkala. Dalam hal ini, PLN tidak seharusnya hanya minta maaf, sementara saat listrik padam, layanan dan bisnis menjadi terhenti. Apa sikap pemerintah daerah secara khusus di Jakarta.

Manlian menyebut harus ada solusi dari kejadian tersebut. PLN seharusnya bisa memastikan setiap waktu seluruh sistem siap dan mampu berfungsi ketika ada gangguan. Manlian biang, PLN juga harus mensosialisasikan kepada masyarakat potret sistem layanan eksisting yang tersedia, sehingga masyarakat siap jika terjadi risiko. "Pemerintah daerah belum tegas memastikan kelaikan sistem bangunan gedung, infrastruktur, MRT dan seluruh sistem pelayanan publik," kritik Manlian.

Di sisi lain, masyarakat juga belum terlatih melakukan evakuasi di lingkungan MRT dari kedalaman 20 meter lebih di bawah tanah. Tidak hanya itu saja, antarpemerintah daerah perlu memastikan "kecairan dan keberlanjutan"  sistem pelayanan terintegrasi dan berfungsi optimal.

Pada akhirnya, negara harus tegas mengevaluasi serius hal ini. Pemerintah harus mengecek ulang seluruh sistem energi dari poyek-proyek yang terbangun dan mempersiapkan serta mengevaluasi yang akan dibangun. "Selanjutnya, negara harus memastikan proses operasional sistem energi seluruh proyek nasional siap secara khusus menghadapi sewaktu-waktu padamnya pasokan listrik dari PLN," terang Manlian.

Editor: Tokohkita

TERKAIT


TERPOPULER