Teddy Tee, CEO Cashlez

Cashlez Jadi Startup Pertama di IndonesiaTerima Pendanaan dari Sumitomo

  1. Beranda /
  2. Kabar /
  3. STARTUP /
  4. Rabu, 17 April 2019 - 11:12 WIB

CEO Cashlez, Teddy Tee/Istimewa
CEO Cashlez, Teddy Tee
Foto: Istimewa

Mandiri Capital Indonesia, sebagai existing investor juga turut berpartisipasi pada putaran pendanaan ini.

TOKOHKITA. PT Cashlez Worldwide Indonesia (Cashlez) sebagai perusahaan mPos yang terintegrasi dengan solusi pembayaran terdepan di Indonesia hari ini mengumumkan menyelesaikan putaran pendanaan Seri A yang dipimpin oleh Sumitomo Corporation, perusahaan perdagangan dunia dan investor bisnis terkemuka asal Jepang yang bergerak di berbagai bisnis melalui jaringan globalnya.

Mandiri Capital Indonesia, sebagai existing investor juga turut berpartisipasi pada putaran pendanaan ini.

CEO Cashlez, Teddy Tee mengatakan, “Kami sangat bersyukur akan pencapaian saat ini, khususnya dalam mengawali tahun 2019 yang sangat luar biasa. Suatu kebanggaan tersendiri bagi kami dapat menjadi perusahaan startup pertama di Indonesia yang menerima pendanaan dari institusi terkemuka seperti Sumitomo Corporation. Melalui dukungan ini, Cashlez akan terus berinovasi dalam mengembangkan produk dan layanannya guna mewujudkan visi dan misi kami untuk menjadi platform aggregator pembayaran nontunai bisnis terbaik.”

Pendanaan ini akan dimanfaatkan Cashlez untuk memperluas network, pengembangan produk dan layanan baru dalam memudahkan mitra usaha dalam berbisnis serta menambah pilihan pembayaran nontunai di Indonesia. Dalam mewujudkannya, Cashlez juga menunjuk tim manajemen baru untuk dapat berkontribusi dari perpaduan pengalaman yang luas dan beragam dalam mengawasi arahan strategi dan tata kelola perusahaan, serta memberikan panduan menyeluruh kepada semua tim eksekutor untuk memberikan nilai berkelanjutan dalam jangka panjang kepada pemegang saham.

Assistant to General Manager, Sumitomo Corporation, Hajime Terazawa mengungkapkan, “Kami sangat senang dapat menjadi shareholder dari Cashlez. Indonesia merupakan salah satu negara yang sangat progressive dalam mengurangi penggunaan nontunai. Kami yakin pembayaran akan menjadi bagian penting di masa yang akan datang seperti MaaS (Mobility-as-a-Service). Dalam hal ini, Cashlez menyediakan mPOS terminal yang akan memberikan manfaat kepada pemilik usaha dan customer. Kami harap Cashlez akan menjadi unicorn pertama di industri pembayaran dan kami akan terus mencari startup berpotensi lainnya untuk investasi.”.

Pada akhir tahun 2018, Cashlez secara resmi berekspansi secara operasional di Bali untuk membantu UMKM Bali lebih dekat dalam menerima pembayaran nontunai. Saat ini, Cashlez telah digunakan oleh lebih dari 3.000 mitra usaha dari berbagai jenis usaha yang tersebar di seluruh Indonesia dalam berbagai segmen dan industri, mulai dari toko retail, restoran, kafe, akomodasi, tempat rekreasi, salon hingga asuransi.

Tentang Cashlez:

Berdiri sejak tahun 2015 dan resmi beroperasi mulai bulan Juni 2016, Cashlez merupakan sebuah perusahaan payment aggregator yang menggabungkan sistem aplikasi kasir dan penerimaan pembayaran, termasuk di dalamnya, pembayaran dengan kartu, dan pembayaran digital (QR code dan pembayaran online) dalam satu aplikasi yang dihubungkan dengan Cashlez reader melalui bluetooth. Sistem ini dapat memonitor semua transaksi penjualan bisnis merchant secara real time.

Tentang Sumitomo Corporation:

Sumitomo Corporation ("SC") adalah perusahaan perdagangan global dan investasi bisnis Fortune 500 terkemuka dengan 110 lokasi di 65 negara, wilayah, dan 22 lokasi di Jepang. Seluruh Grup SC terdiri dari lebih dari 900 perusahaan. SC melakukan transaksi komoditas di semua industri melalui jaringan global, menyediakan berbagai pembiayaan kepada pelanggan terkait, berfungsi sebagai pengatur dan koordinator untuk berbagai proyek, dan berinvestasi di perusahaan untuk mendorong potensi pertumbuhan yang lebih besar. Area bisnis inti SC meliputi Produk Logam, Sistem Transportasi dan Konstruksi, Infrastruktur, Media dan Digital, Hunian dan Real Estat, Sumber Daya Mineral, Energi, dan Kimia, serta Elektronika.

Editor: Tokohkita

TERKAIT


TERPOPULER