Donald Sihombing, Orang Tajir Baru yang Masuk Daftar Forbes

  1. Beranda /
  2. Kabar /
  3. Gaya Hidup /
  4. Kamis, 7 Maret 2019 - 22:36 WIB

Donald Sihombing/Istimewa
Donald Sihombing
Foto: Istimewa

Donald ditaksir memiliki kekayaan mencapai US$ 1,4 miliar atau setara Rp 19,6 triliun (kurs Rp 14.000). Memang, nama Donald terhitung baru masuk dalam daftar Forbes, baik orang terkaya di Indonesia maupun terkaya di dunia. Hal ini terlihat dari catatan Forbes yang baru menghitung jumlah hartanya per Maret 2019 ini.

TOKOHKITA. Majalah Forbes kembali merilis daftar nama orang-orang terkaya di dunia. Dalam daftar tersebut terdapat 21 nama asal Indonesia.Nama-nama pengusaha yang masuk dalam jajaran orang terkaya dunia itu sudah tidak asing. Menariknya, muncul satu nama baru, yakni Donald Sihombing.

Donald ditaksir memiliki kekayaan mencapai US$ 1,4 miliar atau setara Rp 19,6 triliun (kurs Rp 14.000). Memang, nama Donald terhitung baru masuk dalam daftar Forbes, baik orang terkaya di Indonesia maupun terkaya di dunia. Hal ini terlihat dari catatan Forbes yang baru menghitung jumlah hartanya per Maret 2019 ini.

Donald adalah pengusaha konstruksi yang telah malang melintang di Indonesia. Donald merupakan lulusan teknik sipil salah satu universitas di Amerika Serikat dan pendiri PT Totalindo Eka Parsadaan, yang menjadi perusahaan kontraktor proyek Hotel Four Seasons Jakarta dan banyak lagi.

Donald sendiri saat ini menjabat sebagai Direktur Utama PT Totalindo Eka Persada Tbk, yang  juga ikut membangun perusahaan yang saat ini menangani proyek hunian DP Rp 0 milik Pemprov DKI Jakarta.

Sebelum sukses membangun perusahaannya, Donald pernah dipecat dari perusahaan konstruksi yang bernama PT Total Bangun Persada Tbk itu pada 1995. Titik balik karier Donald adalah ketika mendapatkan kepercayaan untuk membangun Mal Taman Anggrek. Sejak saat itu, dia membangun PT Totalindo Eka Persada. Dia berhasil mengembangkan perusahaan hingga akhirnya mengantarkan perusahaan melantai di pasar modal pada Juni 2017.

Perusahaan emiten berkode saham TOPS ini merupakan perusahaan kontraktor yang menggarap proyek bangunan. Nama perusahaan ini mulai terkenal ketika terpilih menggarap proyek hunian DP Rp 0 milik Pemprov DKI Jakarta. TOPS dipercaya untuk membangun empat tower, yang terdiri dari satu tower untuk program DP Rp 0 dan sisanya untuk komersial. Satu tower DP Rp 0 terdiri dari 703 unit. Adapun total nilai proyek untuk membangun empat tower itu sekitar Rp 600 miliar.

Adapun di dalam daftar 20 nama miliarder asal Indonesia, dua di antaranya masuk di dalam daftar 100 Orang terkaya di dunia, yaitu Budi Hartono dan Michael Hartono yang keduananya merupakan orang terkaya di Indonesia.

Sosok Budi Hartono dan Michael Hartono merupakan kakak beradik yang sebagian besar sumber kekayaannya berasal dari investasi mereka di PT Bank Central Asia (BCA). Masing-masing total kekayaan mereka mencapai Rp 18,6 miliar dollar AS untuk Budi Hartono. Jumlah tersebut setara dengan Rp 263,08 triliun.

Sementara, Michael Hartono tercatat memiliki total kekayaan mencapai 18,4 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 260,25 triliun. Menyusul posisi Hartono bersaudara ada Sri Prakash Lohia dengan nilai kekayaan sebesar 7,3 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 102,2 triliun.

Bisnis yang digelutinya meliputi produksi produk polyester dan petrokimia. Di posisi keempat ada pengusaha Dato Sri Tahir yang merupakan pendiri Mayapada Group dengan nilai kekayaan mencapai 4,5 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 63 triliun dan disusul oleh Chairul Tanjung, pendiri CT Corp dengan nilai kekeayaan mencapai 3,7 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 51,8 triliun.

Berikut 20 orang paling tajir di Indonesia versi Majalah Forbes:
1. Budi Hartono: 18,6 miliar dollar AS setara Rp 263,8 triliun
2. Michael Hartono: 18,6 miliar dollar AS setara Rp 260,4 triliun
3. Sri Prakash Lohia: 7,3 miliar dollar AS atau setara Rp 102,2 triliun
4. Dato Sri Tahir: 4,5 miliar dollar AS setara Rp 63 triliun
5. Chairul Tanjung: 3,7 miliar dollar AS setara Rp 51,8 triliun
6. Prajogo Pangestu: 3,5 miliar dollar AS setara Rp 49 triliun
7. Low Tuck Kwong: 2,4 miliar dollar AS setara Rp 33,6 triliun
8. Mochtar Riady: 2,3 miliar dollar AS setara Rp 32,2 triliun
9. Theodore Rachmat: 1,7 miliar dollar AS setara Rp 23,8 triliun
10. Martua Sitorus: 1,7 miliar dollar AS setara Rp 23,8 triliun
11. Peter Sondakh: 1,7 miliar dollar AS setara Rp 23,8 triliun
12. Alexander Tedja: 1,6 miliar dollar AS setara Rp 22,4 triliun
13. Murdaya Poo: 1,4 miliar dollar AS setara Rp 19,6 triliun
14. Donald Sihombing: 1,4 miliar dollar AS setara Rp 19,6 triliun
15. Eddy K. Sariatmadja: 1,3 miliar dollar AS setara Rp 18,2 triliun
16. Djoko Susanto: 1,3 miliar dollar AS setara Rp 18,2 triliun
17. Sukanto Tanoto: 1,3 miliar dollar AS setara Rp 18,2 triliun
18. Keluarga Ciputra: 1,1 miliar dollar AS setara Rp 15,4 triliun
19. Harjo Susanto: 1,1 miliar dollar AS setara Rp 15,4 triliun
20. Hary Tanoesoedibjo: 1,1 miliar dollar AS setara Rp 15,4 triliun

Editor: Tokohkita