Satgas Covid-19 MUI Terima Bantuan dari PT Morowali Industrial Park

  1. Beranda /
  2. Kabar /
  3. Nasional /
  4. Selasa, 28 April 2020 - 22:48 WIB

Juru Bicara Satgas Covid-19 MUI KH M Cholil Nafis mengatakan bantuan yang diterima pada Selasa (28/4) di Kantor MUI Pusat, Jakarta, ini akan diserahkan kepada para guru honorer maupun marbut-marbut masjid di sekitar Jabodetabek.

TOKOHKITA. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menerima bantuan bagi warga yang terdampak pandemi virus corona berupa 1 ton beras dan 200 kilogram minyak goreng dari PT Morowali Industrial Park. Perusahaan tersebut juga akan memberikan donasi sabun dan thermometer untuk mengukur suhu badan, sebagai pencegahan penularan Covid-19. 

Juru Bicara Satgas Covid-19 MUI KH M Cholil Nafis mengatakan bantuan yang diterima pada Selasa (28/4) di Kantor MUI Pusat, Jakarta, ini akan diserahkan kepada para guru honorer maupun marbut-marbut masjid di sekitar Jabodetabek. “Di samping kita ingin mendorong zakat, infak, dan sedekah yang ada di masjid dan mushala, bantuan ini juga bisa didistribusikan kepada imam dan marbutnya, termasuk masyarakat yang sering shalat di masjid,” katanya. 

Adapun data penerima bantuan berasal dari koordinasi dengan tingkat paling bawah seperti MUI kecamatan. Satgas Covid-19 juga berkoordinasi forum maupun keorganisasian terkait data-data penerima bantuan yang terdampak Covid-19. Selanjutnya, dari data-data yang ada, Satgas akan menyerahkan data itu ke guru diniyah dan guru ngaji. “Kami berharap masyarakat yang punya kelebihan bisa sedekah dan disalurkan lewat Satgas Covid-19 MUI juga bisa melalui lembaga lain yang itu dipercaya,” jelas Cholil.

Dia menjelaskan bantuan ini memang rencanya akan diserahkan untuk korban terdampak pandemi corona di sekitar Jabodetabek. Pendistribusian di luar Jabodetabek rencanya akan dilakukan MUI provinsi yang kini beberapa sudah mulai membentuk Satgas Covid-19. “Bukan berarti hanya sektoral Jabodetabek, tapi kita ingin mengoptimalkan MUI di provinsi-provinsi dan kita akan membentuk satgas di masing-masing provinsi,” katanya. 

Masing-masing provinsi, ujar Cholil, akan mengkover di provinsinya masing-masing, termasuk mengkover orang yang mau membantu ke Satgas atau dia mendata agar orang yang mengumpulkan dana di tempat itu bisa berbagi. Yang terang, Satgas Covid-19 MUI memiliki dua fungsi utama. Pertama, memberikan pencerahan spirtiual terkait aspek keagamaan serta memberikan jawaban keagamaan terkait Covid-19.

Kedua, berkenaan dengan pengumpulan dan pendistribusian bantuan yang diberikan kepada pihak-pihak terdampak Covid-19. Menurut Cholil, sembako menjadi bantuan yang paling dibutuhkan terutama dalam menjalani momentum Ramadhan kali ini.

Editor: Tokohkita

TERKAIT


TERPOPULER