Patrika S.A Paturusi

Bantu Meringankan Kebutuhan Pengendara Ojek Online yang Terdampak Corona

  1. Beranda /
  2. Kabar /
  3. Nasional /
  4. Selasa, 24 Maret 2020 - 21:17 WIB

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari para pengendara ojek online dalam satu bulan ke depan, yang mana orderan sepi akibat mewabahnya virus corona.

TOKOHKITA. Gerakan Masyarakat Peduli Anak dan Remaja Indonesia (Gempari) memberikan bantuan kepada driver ojek online (ojol). Selain pembagian bantuan, driver ojol juga mendapatkan edukasi pencegahan Covid-19 karena risiko pekerjaan mereka di tengah-tengah pandemi Covid-19.

Ketua Umum Gempari Hj. H. Patrika S.A Paturusi S.H.MH mengatakan, bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari para pengendara ojek online dalam satu bulan ke depan. Seperti yang telah diketahui, orderan pengendara ojol saat ini anjlok 50 persen akibat virus corona.

"Pengemudi ojek online tergolong rentan tertular virus corona, karena bertemu dengan banyak orang dan bekerja di luar ruangan. dan bantuan ini juga diharapkan bisa mengurangi beban para pengemudi ojol yang sekarang sulit mencari penumpang, sedangkan mereka itu kan yang berpenghsilan harian, tidak banyak tapi kami peduli dan ingin memmotivasi teman-teman lain agar peduli terhadap mereka," ujarnya, Senin (23/3/2020).

Wanita yang biasa disapa Anggie ini menuturkan, pemerintah mengimbau agar masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, untuk menekan penyebaran virus yang telah menjadi pandemi tersebut. Alhasil, kegiatan belajar atau bekerja bisa dilakukan dari dalam rumah. Nah, bagi pengemudi ojek online tentunya hal itu bisa mengurangi jumlah pemasukan, karena hanya sedikit orang yang masih beraktivitas di luar rumah.

"Oleh karenanya, dengan edukasi yang diberikan Gempari, diharapkan dapat membuat para pengemudi ini terhindar dari Covid-19 dan pentingnya kita menjaga kesehatan agar dapat terhindar dari virus. Untuk itu, masyarakat harus menaati protokol yang telah dibuat saat beraktivitas," kata Anggie.

Adapun paket bantuan yang diberikan berisi beras 20 kg, minyak goreng 2 liter, gula, ikan, mie instan dan hand sanitizer. "Pengemudi ojol sebagai pekerja sektor informal menggantungkan hidup dari pendapatan harian. Kami berpikir bahwa ini bukan saja masalah pemerintah, tetapi masalah kita bersama,” tukas dia.

Editor: Tokohkita

TERKAIT


TERPOPULER