Marwan Jafar

Koperasi Bisa Jadi Solusi Kelesuan Ekonomi

  1. Beranda /
  2. Parlemen Kita /
  3. Minggu, 8 Maret 2020 - 22:36 WIB

Marwan Jafar/Istimewa
Marwan Jafar
Foto: Istimewa

Koperasi yang memiliki kontribusi dan kinerja positif bisa menjadi penghilang rasa sakit atau pain killer, misalnya sewaktu perekonomian negara sedang melambat karena ini menyangkut masyarakat yang paling bawah.

TOKOHKITA. Anggota Komisi VI DPR RI, Marwan Jafar menyebut koperasi bisa menjadi pain killer alias penghilang rasa sakit ketika ekonomi negara bahkan dunia sedang melambat. Apalagi saat ini perekonomian global masih dibayangi ketidakpastian.

Maksudnya, fokus pemerintah secara serius buat memperjuangkan koperasi-koperasi sehat yang dibentuk oleh sekelompok warga masyarakat perlu dilakukan. Dengan begitu, kegotong-royongan ekonomi bisa terwujud melalui koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional.

"Koperasi yang memiliki kontribusi dan kinerja positif bisa menjadi penghilang rasa sakit atau pain killer, misalnya sewaktu perekonomian negara  sedang melambat karena ini menyangkut masyarakat yang paling bawah," ujarnya saat sosialisasi UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian di ruang serba guna Rumah Makan Kampoeng Pati, Sabtu (7/3/2020) sore.

Ketua DPP PKB ini menilai, selama ini koperasi masih diinisiasi oleh masyarakat umum atau civil society. Sementara peran pemerintah untuk memberikan pendampingan, pemerkuatan, modal dan adiministrasi, perlu juga didorong secara maksimal. Ia menambahkan, sebaiknya pemerintah tetap memfasilitasi  sekaligus juga menunjukkan peranannya bagaimana koperasi ini bisa bersaing.

Artinya, meskipun berkiprah di level tingkat bawah, koperasi mestinya mampu bersaing dengan perusahan-perusahan kelas menengah. Sinergi pemerintah dengan para pelaku perkoperasian ini sangat penting buat terus diperkuat.

Pada kegiatan khusus untuk mengisi masa Reses DPR RI Masa Persidangan II 2019-2020 yang bertajuk "Workshop Strategi Menjadi Pengusaha Sukses" tersebut, Marwan yang legislator asal Pati itu melanjutkan, sosialisasi perkoperasian mutlak diimplementasikan secara terus-menerus kepada masyarakat. Caranya, memberikan titik-titik bukti unjuk kerja percontohan koperasi bagus-sehat yang dibentuk oleh masyarakat serta kelompok UMKM di berbagai sektor seperti perikanan, perdagangan, kerajinan dan pariwisata yang difasilitasi pemerintah.

Marwan mencontohkan, koperasi yang sehat adalah koperasi yang memiliki kredibilitas atau mendapat kepercayaan dari seluruh anggotanya, menjalankan prinsip-prinsip berkoperasi secara benar serta mempunyai kegiatan usaha yang produktif dan menyumbang nyata peningkatan kesejahteraan para anggota koperasi yang aktif memajukan lembaga milik mereka sendiri.

"Saya merasa yakin, kalau hal itu dibuat merata di setiap daerah, ini akan meningkatkan perekonomian dan sesuai dengan yang  dicita-citakan Bung Hatta, yakni kegotongroyongan ekonomi," tandas mantan Ketua Fraksi PKB di DPR tersebut.

Laporan: Kastomo

Editor: Tokohkita

TERKAIT


TERPOPULER