5 Pelajaran Penting dari Orang-orang yang Sukses Pensiun Dini

  1. Beranda /
  2. Kabar /
  3. Gaya Hidup /
  4. Rabu, 13 November 2019 - 08:24 WIB

Keinginan untuk pensiun dini tentunya harus diimbangi dengan kerja keras dan tekad untuk menabung atau berinvestasi. Tapi orang-orang yang sudah berhasil melakukannya mengingatkan untuk tetap bersenang-senang dalam hidup.

TOKOHKITA. Millennial diramalkan harus bekerja seumur hidup mereka untuk bisa bertahan. Pakar memprediksi banyak orang muda yang nantinya tidak punya cukup tabungan untuk bisa pensiun. Meski begitu, tentu banyak orang yang mengimpikan bisa pensiun dini dan tidak menghabiskan hidup mereka untuk bekerja. Jika Anda juga demikian, simak lima tips pensiun dini dari orang-orang yang sukses melakukannya.

1. Tetap Bersenang-senang
Keinginan untuk pensiun dini tentunya harus diimbangi dengan kerja keras dan tekad untuk menabung atau berinvestasi. Tapi orang-orang yang sudah berhasil melakukannya mengingatkan untuk tetap bersenang-senang dalam hidup. Karena kalau terlalu fokus bekerja atau terobsesi menghemat, Anda malah bisa menyesal. Hal tersebut dialami oleh Tanja Hester yang ingin pensiun di usia 38.

"Jangan terlalu fokus pada menabung hingga kamu tidak membiarkan dirimu sendiri memakai uang untuk hal-hal yang kamu nikmati di waktu singkat. Menikmati hidup sama pentingnya dengan merencanakan masa depan," ungkapnya kepada Money seperti dilansir Detik.

2. Menabung dan Investasi, Lebih Cepat Lebih Baik
Pakar menyarankan agar orang mulai menabung untuk masa tua bahkan ketika mereka masih muda. Apalagi jika mau pensiun muda tentu usaha yang dilakukan harus lebih ekstra. Lebih cepat menabung dan investasi pastinya lebih baik. Jika tidak, ada kemungkinan Anda akan mengalami kesulitan atau kehabisan uang di kemudian hari.

3. Jangan Dengarkan Haters
Bisa pensiun dini tentu merupakan sebuah prestasi. Namun mungkin tidak semua orang suka dengan ide ini terutama keluarga dan teman-teman dekat. Tapi jika pensiun dini untuk menikmati hidup indah di hari tua adalah mimpi Anda, dianjurkan untuk tak mendengarkan para 'hater'. Karena pada akhirnya, Anda lah yang menjalani kehidupan dan merasakan manfaatnya.

"Itu benar-benar bagian tersulit. Menjalani perjalanan ini sendiri tanpa restu emosional dari mereka (orangtua dan teman). Tapi kami hanya terus maju, menciptakan jalan kami sendiri, dan hari ini hampir 30 tahun setelahnya, teman-teman ini masih bekerja dan mencari tahu bagaimana caranya untuk pensiun," ujar Akaisha Kaderli yang juga pensiun di usia 38.

4. Pikirkan Kehidupan Setelah Pensiun
Tak harus bekerja lagi mungkin terdengar menyenangkan. Tapi tak semua orang suka bahkan merasa stres ketika menganggur apalagi setelah terbiasa bekerja dan memegang posisi. Karena itu, dianjurkan untuk memikirkan dengan matang apa yang akan dilakukan setelah pensiun nanti. Cari sesuatu yang membuat Anda tetap sibuk dan merasa dibutuhkan. Bersantai bahkan liburan setiap hari pasti juga akan membuat bosan.

5. Bicarakan dengan Keluarga
Jika punya rencana untuk pensiun dini, pasangan tentu jadi orang pertama yang harus dicari untuk berbincang dan berdiskusi. Beberapa pasangan memutuskan untuk pensiun bersama tapi hal itu belum tentu bisa dilakukan kedua belah pihak. Apakah akan pensiun dini atau tidak, putuskan sesuatu yang terbaik untuk keluarga. Disarankan pula untuk membicarakan pada keluarga dan teman-teman dekat.

"Aku berharap kami bisa berbicara lebih banyak sebagai pasangan mengenai apa yang kami inginkan dengan kebebasan finansial. Kami sangat baik dalam merencanakan di tahun itu tapi tidak terlalu memikirkan gaya hidupnya. Itu lebih kepada menahan diri untuk menabung dan investasi," ujar Jillian Johnsrud yang pensiun di usia 32.

Editor: Tokohkita

TERKAIT


TERPOPULER