Komunitas Depok Gue

Egonya Orang Depok Itu Luar Biasa

  1. Beranda /
  2. Komunitas /
  3. Minggu, 29 September 2019 - 13:47 WIB

Komunitas Depok Gue/Istimewa
Komunitas Depok Gue
Foto: Istimewa

Sudah saatnya seluruh masyarakat untuk memikirkan Kota Depok sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Untuk itu, dirinya mengajak semua elemen masyarakat untuk membangun kembali Kota Depok.

TOKOHKITA. Daya tarik Kota Depok tetap memikat untuk warga lain untuk tinggal dan menetap di Kota Depok. Dengan segala kompleksitas dan permasalahannya, Depok tetap menjadi sebuah magnet sebagai Kota hunian. Inisiator Komunitas Depok Gue Sandy mengungkapkan keprihatinannya atas warga Depok yang tidak peduli dengan Kotanya sendiri.

“Egonya orang Depok itu luar biasa, makan, tidur, tinggal di Depok, tapi enggak mau peduli dengan Depok. Coba itu, hei Iwan Fals apa pernah dia waktu konser di mana-mana pernah menyebut dia tinggal di Tapos, Depok. Sama halnya banyak tokoh dan warga Depok yang berada di kancah nasional tapi engga peduli dengan Depok. Padahal ini bisa menjadi kekuatan sosial untuk membangun,” ujar dia seusai Ngubek (Ngopi Santai Sambil Diskusi Bersama Pemuda dan Aktivis ) #Depok Gue Medium Manusia Mikirin Depok, Pancoran Mas, Minggu (29/09/2019).

Sandy mengungkapkan sudah saatnya seluruh masyarakat untuk memikirkan Kota Depok sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Untuk itu, dirinya mengajak semua elemen masyarakat untuk membangun kembali Kota Depok. “Mari saatnya kita bangkitkan kembali kecintaan, rasa memiliki untuk bersama membangun Kota Depok yang kita cintai. Saat ini ada generasi milenial dan penerus harus paham serta tumbuh kecintaannya pada Kota Depok,” terangnya seperti dikutip dari Depokpembaharuan.

Hal senada diutarakan aktivis Depok Iwan Setiawan yang juga Pemantik Depok Gue. Dirinya merasa prihatin bila mendengar adanya pemberitaan negatif seputar Depok. “Terserah orang mau bilang Depok macet, rame begal, dan lainnya tapi kenapa magnetnya luar biasa. Orang pada banyak dan ingin tinggal di Depok. Depok harus kita pikirkan bersama, bukan arogansi. Kita harus egois mikirin Depok, elu tokoh Nasional tapi juga pikiran Depok,” tegasnya.

Iwan menuturkan, untuk menumbuhkan kecintaan dan kepedulian dalam membangun Depok adalah tugas bersama. Dia menambahkan, melalui kajian ilmiah, berdasarkan data, melibatkan elemen masyarakat, pembangunan ke depan diharapkan menjadi lebih baik. “Tentunya, banyak harapan bagi kota yang ditinggali seperti: pelestarian situs, budaya, seni, penataan tata ruang, sektor wisata, dan lainnya. Seperti kita juga berharap Depok menjadi tempat wisata yang memadai dan sebagai tujuan masyarakat luas,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga hadir tokoh seniman dari Bogor Ruslan, aktivis mahasiswa Depok yang tinggal berbagai Kecamatan, tokoh agama dll. Kegiatan serupa akan dilaksanakan secara rutin dengan menghadirkan pakar akademisi dan tokoh masyarakat untuk berbicara tentang Depok.

Editor: Tokohkita

TERKAIT