Uniknya Komunitas Bonsai Kelapa Indonesia

  1. Beranda /
  2. Komunitas /
  3. Kamis, 13 Juni 2019 - 01:41 WIB

Komunitas Bonsai Kelapa Indonesia/Istimewa
Komunitas Bonsai Kelapa Indonesia
Foto: Istimewa

Hingga saat ini anggota dari BKI mencapai kisaran 37.000 orang yang tersebar di seluruh Indonesia. Beberapa anggota BKI pun ada yang berasal dari luar negeri, diantaranya Malaysia, Taiwan, Jepang dan India.

TOKOHKITA. Saat ini bonsai kelapa tengah digemari banyak kalangan. Selain untuk dijadikan penghias rumah, bonsai kelapa pun dijadikan hobi untuk menyalurkan kreativitas, salah satunya oleh pecinta bonsai kelapa yang tergabung dalam Komunitas Bonsai Kelapa Indonesia (BKI).

Komunitas Bonsai Kelapa Indonesia berdiri sejak tahun 2017. Komunitas tersebut bergerak melalui media sosial Facebook dan tersebar hampir di seluruh Indonesia. Pada awalnya, komunitas tersebut didirikan atas gagasan Abas Pratna yang berasal dari Subang bersama Muhammad Hankam yang berasal dari Jawa Timur.

Seiringnya waktu, dikarenakan perkembangan yang begitu pesat maka mulai bergabung Ewi Eko Handoko yang berasal dari Lampung dan Dede Koswara yang berasal dari Sumedang. Keempat orang tersebut kemudian menjadi admin dari Komunitas Bonsai Kelapa Indonesia.

Hingga saat ini anggota dari BKI mencapai kisaran 37.000 orang yang tersebar di seluruh Indonesia. Beberapa anggota BKI pun ada yang berasal dari luar negeri, diantaranya Malaysia, Taiwan, Jepang dan India. Dikarenakan besarnya anggota yang dimiliki, Komunitas BKI memiliki koordinasi wilayah (korwil) dimasing-masing provinsi, untuk di Lampung dijabat oleh Diki Irvana sebagai Korwil Lampung.

Menurut Diki, anggota BKI Lampung merupakan yang terbesar karena mencapai kisaran 10.000 orang. Anggotanya tersebar di berbagai wilayah lampung, sehingga untuk membantu lancarnya kegiatan BKI, maka dibentuk lagi koordinasi daerah (korda) di Lampung. Untuk saat ini, korda yang telah terbentuk di lampung berada di Bandar Lampung dan Tanggamus.

BKI sendiri memiliki moto "Kreativitas Tanpa Batas". Diki bilang hal tersebut sejalan dengan latar belakang didirikannya BKI. Menurutnya, BKI didirikan sebagai wadah berkreasi dan bertukar pikiran. Hal yang unik dari komunitas BKI adalah kekeluargaan yang terjalin sangat kental meski hanya berhubungan melalui media sosial Facebook.Hal tersebut dapat terlihat dari keaktifan para anggota ketika terjadi suatu musibah di antara member maupun yang ada di skala nasional.

"Kami selalu turun aktif apabila terjadi musibah, baik itu skala nasional maupun yang terjadi di kalangan member kami, seperti kemarin kejadian di Palu. Selain itu kami juga punya gerakan lima ribu (gelibu), tujuannya untuk membantu sesama member apabila mengalami musibah atau membantu member yang mengalami kesulitan biaya menjalankan usahanya," ujar Diki dikutip dari Tribunnews.com, Rabu (12/6/2019).

Selain itu Diki menambahkan, BKI tidak pernah mengadakan kontes. Tujuannya ialah agar tidak timbul perasaan iri ataupun ingin bersaing dikalangan member.Hingga saat ini, BKI telah memiliki beberapa prestasi, yang terbaru adalah diraihnya Rekor Muri terkait harga jual bonsai kelapa.

Diki menuturkan untuk dapat bergabung menjadi anggota BKI yang diperlukan hanyalah ketulusan dan satu visi. Untuk dapat bergabung dalam komunitas BKI dapat melalui Facebook dengan nama Komunitas Bonsai Kelapa Indonesia.

Editor: Tokohkita

TERKAIT


TERPOPULER