Gita Gutawa

Menikah Bukan Akhir Bagi Perempuan untuk Berkarier

  1. Beranda /
  2. Kiprah /
  3. Selebis /
  4. Kamis, 14 Februari 2019 - 21:28 WIB

Gita Gutawa/Istimewa
Gita Gutawa
Foto: Istimewa

Anak musisi kondang Erwin Gutawa ini berhasil menyelesaikan pendidikan magisternya di London School of Economics and Political Science, London, Inggris, pada 2015 lalu. Ia mendapat beasiswa dari pemerintah Indonesia lewat Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)

TOKOHKITA.Tak hanya cantik dan piawai bernyayi dengan suara merdu, Gita Gutawa merupakan sosok anak muda saat ini yang cerdas. Sehingga, pantas menjadi contoh dan patut dituri oleh anak muda lainnya.

Betapa tidak, anak musisi kondang Erwin Gutawa ini berhasil menyelesaikan pendidikan magisternya di London School of Economics and Political Science, London, Inggris, pada 2015 lalu. Ia mendapat beasiswa dari pemerintah Indonesia lewat Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Seperti diketahui, hanya anak-anak pintar dan berprestasi yang bisa meraih beasiswa dari LPDP.

Pada kesempatan bincang-bincang di acara Bintang Beasiswa Fair and Lovely di Blue Jasmine, Jakarta, Kamis (14/2/2019), lagu "Parasit" dan "Doo Bee Doo" berbagi tip dalam menempuh pendidikan setinggi mungkin yang salah satunya diperoleh lewat beasiswa. 

Menurut Gita, tip utama untuk mengejar mimpi itu adalah kemauan kuat dari dalam diri sendiri. Dengan begitu akan muncul naluri untuk berusaha mendapatkan beaswiswa. “Kalau misalkan aku punya satu pesan, semua diawali kemauan. Kita perempuan mempunyai kendala ekonomi, tapi banyak beasiswa kalau mau berusaha kita bisa,” katanya.

Kelak, bekal ilmu yang didapatkan selama di bangku pendidikan bisa ditularkan kepada anak-anaknya. Gita bilang, menikah bukan menjadi akhir dari seorang perempuan untuk berkarier. "Sekarang banyak contoh wanita yang bekerja juga berperan sebagai ibu,” ungkapnya. Sebab itu, ia mendukung jika ada kaum hawa yang berumah tangga tapi juga berkarier.

Di sisi lain, Gita juga mengungkapkan sebagai selebritis yang tetap memprioritaskan pendidikan di sela kesibukannya bermusik. Nyatanya, Gita berhasil mendapatkan gelar master di usia yang masih muda tapi karier bermusiknya juga tidak berhenti.

”Momen ketika aku dihadapkan dengan pilihan untuk melanjutkan pendidikan atau musik merupakan yang terberat karena bagiku musik adalah segalanya. Namun dalam jangka panjang aku yakin pendidikan lebih bernilai sehingga aku memantapkan diri untuk memprioritaskan kuliah hingga menyelesaikan studi S2 dan meninggalkan karir bermusik saya sementara. Aku juga memilih jurusan yang nantinya akan berguna serta menjadi potensi besar di Indonesia,” ucap Gita.

Bagi dia, pendidikan bukan hanya tempat mendapatkan ilmu saja. Tapi saat menjalani pendidikan di luar negeri, Gita mengaku mendapatkan pelajaran hidup, seperti disiplin, berpikir kritis, hingga kemandirian. "Pendidikan formal buat aku sebenernya bukan hanya ilmu yang harusnya kita cari, seperti kepribadianku dan cara berpikirku banyak terdevelop selama aku kuliah, mesti mandiri, disiplin, berpikir kritis, aku ngerasain banget bagaimana guru mendorong kita berpikir kritis," bebernya.

Meski sudah belajar bertahun-tahun dan mengantongi gelar magister dengan berbagai ilmu, Gita justru merasa semakin banyak yang tak ia ketahui. Hal ini lah yang mendasari ia selalu ingin terus belajar, baik secara formal maupun informal. "Semakin banyak aku belajar, aku merasa semakin banyak yang nggak aku ketahui," akunya.

Bagaimana dengan dukungan orangtua? Gita menuturkan, orangtua tidak begitu memaksakannya tapi terpulang ke diri kita masing-masing. "Nggak pernah ada omongan secara langsung, tapi mungkin aku karena belajar dari nilai-nilai secara halus mungkin dimasukan gitu, ngeliat mamahku juga kebetulan S2 juga, lingkungan di keluarga lingkungan sekitar aku sangat suportif banget untungnya akhirnya aku bisa melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri," ujar dara cantik berusia 25 tahun ini.

Editor: Tokohkita

TERKAIT