Hayono Isman

Akan Berdayakan Startup dan UMKM LokaL

  1. Beranda /
  2. Parlemen Kita /
  3. Kamis, 10 Januari 2019 - 21:32 WIB

Hayono Isman/istimewa
Hayono Isman
Foto: istimewa

Hayono menambahkan, di tengah kondisi ekonomi global, harus ada upaya bersinergi guna menciptakan iklim lapangan kerja yang mampu menyerap tenaga Sumber Daya Manusia (SDM) sehingga kesejahteraan bertambah.

TOKOHKITA. Calon anggota DPR dapil Jatim I nomor urut 1 dari partai NasDem, Hayono Isman akan terus mengupayakan peningkatan lapangan kerja untuk mengurangi pengangguran di tengah pertumbuhan penduduk Surabaya dan Sidoarjo.

Menurut mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) era Kabinet Pembangunan VI itu, bahwa pemerataan tenaga kerja, dapat membantu pembangunan ekonomi di setiap wilayah dan kabupaten atau kota. "Kita akan upayakan lapangan kerja meningkat, sesuai dengan kondisi wilayah Jawa Timur. Karena setiap saya turun menyerap aspirasi dari masyarakat, mereka banyak yang menginginkan pembukaan lapangan kerja," kata Hayono, di Surabaya. Kamis, 10 Januari 2019

Hayono menambahkan, di tengah kondisi ekonomi global, harus ada upaya bersinergi guna menciptakan iklim lapangan kerja yang mampu menyerap tenaga Sumber Daya Manusia (SDM) sehingga kesejahteraan bertambah.

Putra pejuang kemerdekaan, Mas Isman itu komitmen akan meningkatkan lapangan pekerjaan lewat program strategis. Di antaranya, mendorong pembangunan infrastruktur, serta menarik investasi BUMN dan swasta demi memperluas kesempatan kerja. "Nanti kita akan berusaha menyusun program lain guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mencakup ekonomi, infrastruktur, pendidikan dan kesehatan," ucapnya.

"Usaha membuka lapangan kerja juga dengan penguatan sektor startup dan mendorong tumbuhnya UMKM, guna menyerap tenaga kerja," tambahnya.

Di sisi lain, Hayono memaparkan, mengubah pandangan masyarakat mengenai bidang pekerjaan menjadi langkah terpenting. Karena golongan pekerja dan generasi muda yang tengah menempuh pendidikan masih berpikir profesi harus sejalan dengan ijazah keilmuan. "Paradigma generasi muda juga harus diubah jangan berpikir sebuah pekerjaan harus selalu sama dengan ijazah. Karena latar belakang pendidikannya beda dia tidak mau bekerja. Akhirnya menganggur," pungkasnya.

Sumber: Tribun

 

Editor: Tokohkita


TERPOPULER