STFI-Komunitas Salarea Teken MoU Bidang Pengabdian Masyarakat

  1. Beranda /
  2. Kabar /
  3. EDUKASI /
  4. Sabtu, 24 Juni 2023 - 17:28 WIB

Penekenan MOU ini dilakukan oleh Ketua Salare Foundation Dadan M Ramdan dan Dr. Apt. Diki Prayugo Wibowo, Wakil Ketua I Bidang Pembelajaran dan Riset, Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia, Bandung.

TOKOHKITA. Yasasa Kelompok Kerja Salarea (Salarea Foundation) menandatangani nota kesepahaman kerjasama (MoU) dengan Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Penandatangan MOU ini dilakukan oleh Ketua Salarea Foundation Dadan M Ramdan dan Dr. Apt. Diki Prayugo Wibowo M.Si, Wakil Ketua I Bidang Pembelajaran dan Riset, Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia, Bandung, di sela-sela launching program edukasi kewirausahaan sosial-Salarea Mengajar di SMA PGRI Cibatu, Garut, Jawa Barat, Jumat (23/6/2023).

"Karena ada kesamaan misi, maka kami diundang hadir untuk menjalin kerjasama yang diawali dengan penandatanganan perjanjian ini," kata Diki. Tentunya, pihak Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia serius untuk merealisasikan komitmen kerjasama dengan Komunitas Salarea, sehingga tidak hanya sebatas penekan perjanjian.

Diki memaparkan, ruang lingkup kerjasama yang akan dijalankan kedua belah pihak antara lain pertama,penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kedua, peningkatan dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia dan sumber daya alam untuk pengembangan mahasiswa dan dosen. Ketiga, pelaksanaan publikasi jurnal, buku, pendaftaran HKI.

Keempat, transfer ilmu pengetahuan dan skill dari kedua belah pihak secara kolaboratif kepada masyarakat yang menjadi sasaran program. "Termasuk kegiatan lain yang disepakati sesuai dengan fungsi dan kewenangannya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku," imbuhnya.

Komunitas Salarea berterima kasih dan menyambut baik kepercayaan dari STFI untuk berkolaborasi atau bersinergi dalam upaya-upaya pengembangan potensi di masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. "Sejak awal, kami menjalankan fasilitasi-fasilitasi, pendampingan dan pemberdayaan kepada masyarakat dalam lingkup pertanian, UMKM, dan kegiatan peduli lingkungan," tuturnya. 

Di sisi lain, Dadan bilang, kampus atau universitas memiliki Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni  tiga kewajiban yang terdapat dalam perguruan tinggi. Ketiga kewajiban tersebut adalah menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, dan pengabdian kepada masyarakat.  "Karena ada kesamaan misi ini, maka akan lebih baik jika ada sinergi dalam menjalankan program pengandian masyarakat ini. Sehingga, dampak dan manfaatnya bisa lebih luas dirasakan oleh masyarakat," ujarya. 

 

 

Editor: Tokohkita


TERPOPULER