Prediksi Bank Dunia

Tahun Ini Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 0%

  1. Beranda /
  2. Kabar /
  3. Nasional /
  4. Selasa, 2 Juni 2020 - 23:21 WIB

Pertumbuhan investasi turut melambat akibat ketidakpastian berakhirnya wabah korona serta penanganan yang dilakukan pemerintah Indonesia. Lalu, harga komoditas rendah, dan ekonomi global masih memengaruhi pasar keuangan dan saham.

TOKOHKITA. Bank Dunia memprediksi pertumbuhan perekonomian Indonesia akan melambat ke level 0% atau tidak tumbuh tahun ini akibat dampak pandemi Covid-19. Prediksi tersebut merupakan imbas dari perekonomian global yang melambat, baik di negara maju maupun berkembang.

 “Kami perkirakan pertumbuhan ekonomi akan melambat ke nol persen. Asumsi ini berdasarkan dua bulan implementasi dari PSBB yang efektif mulai April hingga Mei bahkan sampai Juni,” kata Senior Economist The World Bank Ralph Van Doorn dikutip dari Antara, Selasa (2/6/2020).

Ralph mengatakan, pertumbuhan investasi turut melambat akibat ketidakpastian berakhirnya wabah korona serta penanganan yang dilakukan pemerintah Indonesia. Lalu, harga komoditas rendah, dan ekonomi global masih memengaruhi pasar keuangan dan saham. "Konsumsi akan melambat karena terjadinya PHK dihasilkan dari penurunan kegiatan ekonomi dan menurunnya kepercayaan konsumen,” ujar dia.

Ralph memprediksikan utang RI berada di level 37?ri PDB yang didorong oleh defisit lebih tinggi, pertumbuhan lebih lambat, depresiasi nilai tukar rupiah, guncangan suku bunga, serta banyaknya pinjaman untuk membiayai paket stimulus.

Karena itu, Bank Dunia menyiapkan skenario terburuk yaitu perekonomian Indonesia akan terkontraksi hingga 3,5?ri PDB. “Jika terjadi PSBB diimplementasikan selama empat bulan maka akan menyebabkan kontraksi ekonomi sebesar 3,5?ri PDB,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro, Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Hidayat Amir optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tetap berada dalam skenario pemerintah yaitu 2,3% hingga minus 0,4%.

“Kalau tadi World Bank menaruh situasi skenarionya pertumbuhan Indonesia full year nol persen tapi kami di pemerintah Kemenkeu memprediksikan akan tetap tumbuh di kisaran 2,3% sampai minus 0,4%,” katanya.

Editor: Tokohkita

TERKAIT


TERPOPULER