Idul Fitri di Masa Pandemi: Berdamai dengan Sesama, Tidak dengan Corona

  1. Beranda /
  2. Kabar /
  3. Nasional /
  4. Minggu, 24 Mei 2020 - 17:52 WIB

Salat id di rumah/Dokumen Tokohkita
Salat id di rumah
Foto: Dokumen Tokohkita

Perjuangan kita belum berakhir. Di hari yang fitri ini, kita juga harus mengingat saudara-saudara kita yang masih berjuang di rumah sakit, bahkan yang telah mendahului kita karena nyawa mereka direnggut Covid-19.

TOKOHKITA. Hari Raya Idul Fitri 1414 H ini merupakan momentum kemenangan, namun juga ujian bagi sebagian besar umat muslim di Indonesia. Kita patut merayakan kemenangan setelah sebulan berpuasa Ramadhan, namun kita juga mesti prihatin dan ikhlas tidak melakukan tradisi kumpul bersama sanak-saudara karena masih menyebarnya virus corona. 

Perjuangan kita belum berakhir. Di hari yang fitri ini, kita juga harus mengingat saudara-saudara kita yang masih berjuang di rumah sakit, bahkan yang telah mendahului kita karena nyawa mereka direnggut Covid-19.  Setelah selama hampir tiga bulan penuh setelah diumumkannya kasus pertama Covid-19 di Indonesia awal Maret lalu, jumlah kasus dan sebaran orang yang terinfeksi penyakit ini semakin banyak. Laporan Gugus Tugas Covid-19 hingga 23 Mei 2020, Covid-19 menginfeksi 21.745 dan menewaskan terdapat 1.351 orang. 

Sementara itu, Laporcovid-19.org, platform berbagai data dan informasi warga, menemukan jumlah kematian orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 3,5 kali lebih banyak dibandingkan pasien positif yang meninggal, yang diumumkan pemerintah. Banyaknya PDP dan ODP yang meninggal dan tidak dilaporkan resmi ini tidak bisa dilepaskan dari kurangnya dan terlambatnya pemeriksaa Covid-19 di Indonesia. Sekalipun saat ini mulai ada peningkatan, namun tes massal harus terus diperjuangkan. Selain itu, penelusuran kontak harus dilakukan. Mereka yang telah terinfeksi, baik yang bergejala maupun tidak, harus segera ditemukan, diisolasi dan yang sakit segera dirawat. 

Kita tidak bisa berdamai dengan Covid-19, apalagi menyerah. Kita harus terus berjuang bersama-sama melawan pandemi ini. Kita tidak bisa membiarkan tenaga kesehatan berjuang sendiri. Setiap orang bisa berperan melawan wabah ini dengan menjaga diri agar tidak tertular. Selama wabah belum bisa dikendalikan, sebaiknya kita tetap belajar, bekerja, dan beribadah dari rumah, untuk menghentikan penularan. Mereka yang terpaksa keluar, wajib menerapkan jarak fisik dan memakai masker. 

Tentu saja menghabiskan waktu lebaran hanya berada di rumah tanpa kerkumpul dan dengan keluarga besar serta sahabat-sahabat kita adalah ujian berat bagi banyak orang. Karenanya, tim relawan LaporCovid-19, mengajak 50 figur publik bersama para relawan Laporan Covid-19 membuat video ucapan lebaran sekaligus menyemangati untuk berjuang: “kita harus saling bermaafan dan berdamai dengan sesama, bukan virus korona.” Terimakasih kepada Gusti Arirang, personel band Tashoora, salah satu dari ratusan relawan Laporcovid.org yang merangkai pesan ini menjadi video yang keren.  

Hingga Minggu 24 Mei 2020, sebanyak 50 tokoh muda panutan publik telah mengirimkan video ucapan lebaran kepada LaporCovid-19. Mereka antara lain, Melanie Soebono, Ibu Sumarsih Maria, Fiersa Bestari, Cholil Mahmud (Efek Rumah Kaca), Haris Azhar (Aktivis HAM), Yura Yunita (penyanyi), Vira Talisa, Kunto Aji (Penyanyi), Nastasha Abigail (podcatster), Bilal Indrajaya, Chiki dan Bella Fauzi, Nona Ria, dr Halik Malik, dr. Tri Maharani (dokter emergensi), Radhini, Ankatama, Reza Chandika, Anji, Angie Ang, Fajar Merah, Aci Resti (komedian), Hanum Azizah (penyiar TV), Sahil Mulachela (penyiar radio), Caesar Gunawan dan masih banyak lagi.

Melanie Soebono misalnya, berpesan kepada kita semua untuk tidak egois dengan tetap merayakan momen lebaran dari rumah, karena upaya ini bisa memutus ratai penyebaran virus corona. “Kita bisa berdamai dengan siapapun, bahkan dengan orang yang pernah berseteru dengan kita, tapi tidak dengan Covid-19” pesan Anji di dalam video tersebut. Selengkapnya, video ucapan tersebut bisa dilihat di tautan berikut: https://www.instagram.com/tv/CAjp0p8gjyO/?igshid=13i0ekandg07

Editor: Tokohkita

TERKAIT


TERPOPULER