Sirkuit Mandalika Diusulkan Menjadi Destinasi Wisata Olahraga

  1. Beranda /
  2. Kabar /
  3. Daerah /
  4. Jumat, 22 Februari 2019 - 14:16 WIB

Kawasan Mandalika di Lombok, NTB/Istimewa
Kawasan Mandalika di Lombok, NTB
Foto: Istimewa

Dengan menjadi tuan rumah ajang Moto GP pada 2021, maka akan semakin banyak wisman yang berkunjung untuk kepentingan tersebut. Sehingga, perlu dikembangkan infrastruktur pendukung wisata olahraga yang memadai di dalamnya

TOKOHKITA. Kawasan Mandalika di Lombok, NTB, diusulkan menjadi destinasi wisata olahraga. Hal ini dengan mempertimbangkan daya dukung infrastruktur yang kini sedang terus dikembangkan termasuk rencana sebagai tuan rumah balap motor bergengsi MotoGP pada 2021.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, Mandalika sebaiknya memilih posisinya sebagai sebuah destinasi. "Saya mengusulkan 'positioning' Mandalika sebagai destinasi wisata olahraga. Sebentar lagi dengan adanya MotoGP, pembangunan lapangan golf, dan MICE, saya usulkan Mandalika memiliki 'positioning' sebagai destinasi 'sport tourism'," kata Menpar Arief Yahya dalam keterangan resminya, Jumat (22/2).

Menurut dia, dengan menjadi tuan rumah ajang Moto GP pada 2021 maka akan semakin banyak wisman yang berkunjung untuk kepentingan tersebut sehingga perlu dikembangkan infrastruktur pendukung wisata olahraga yang memadai di dalamnya.

"Untuk pertama kalinya di Indonesia pada 2021, Mandalika akan menjadi tuan rumah untuk kompetisi MotoGP. Ini membuat Positioning NTB semakin kuat. Ditargetkan kompetisi ini akan mendatangkan 100 ribu wisatawan mancanegara," jelas Menpar.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan MotoGP dan komitmen menjadikan Mandalika sebagai destinasi wisata olahraga, Kementerian Pariwisata akan memberikan bantuan dan dukungan terkait lisensi penyelenggaraan MotoGP.

"Untuk mengadakan MotoGP, kita harus memiliki lisensi. Lisensi tersebut membutuhkan investasi sebesar 9 juta Euro. Kemenpar akan memberikan bantuan sebesar 1 juta Euro. Sisanya, kami mengharapkan kerjasama dari pemerintah daerah," jelas Menpar.

Editor: Tokohkita