Jika Terpilih, Sandiaga Akan Audit Defisit BPJS Kesehatan

  1. Beranda /
  2. Kabar /
  3. Daerah /
  4. Sabtu, 12 Januari 2019 - 22:59 WIB

Cawapres nomor 02 Sandiaga Salahudin Uno/istimewa
Cawapres nomor 02 Sandiaga Salahudin Uno
Foto: istimewa

BPJS Kesehatan yang harus dievaluasi adalah, pertama harus lakukan review dengan benar dan mendetail. Sehingga kita tahu berapa kebutuhan dananya

TOKOHKITA. Cawapres nomor 02 Sandiaga Salahudin Uno mengevaluasi BPJS Kesehatan yang sampai saat ini terus defisit. Ada beberapa hal yang dievaluasi biar BPJS Kesehatan membaik. Nantinya akan dipraktikkan bila pasangan capres ini menang Pilpres.

“BPJS Kesehatan yang harus dievaluasi adalah, pertama harus lakukan review dengan benar dan mendetail. Sehingga kita tahu berapa kebutuhan dananya," kata Sandi saat acara bersama kader Muhammadiyah di kediaman Sarjono, Jalan P Tendean Grobogan, Sabtu (12/1/2019).

Selanjutnya, lanjut Sandi, evaluasi sistem BPJS yang mana datanya harus betul-betul sinkron. Sandi  tidak ingin berhutang pada RS ke depan. "PKU Muhammdiyah se-Jateng itu (utang BPJS Kesehatan ) Rp 250-300 miliar. Khusus PKU," bebernya.

Pihaknya akan menyediakan pendanaan agar tak defisit. Setelah itu, pihaknya akan fokus promotif dan preventif.
"Biaya kesehatan itu agar tidak semakin tinggi. Masyarakat juga dididik bergaya hidup sehat," tambahnya.

Yang jelas, pengelolaan BPJS Kesehatan akan diperbaiki di 2019 supaya tidak akan ada defisit lagi. Mulai dihitung dengan cermat layanan kesehatan yang berfokus pada promotif, preventif dan memastikan bahwa RS bisa memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat dengan konsep universal coverage.

Editor: Tokohkita

TERKAIT


TERPOPULER