Pradi Supriatna

Pembinaan Sepakbola Tidak Hanya dengan Diukur dari Besarnya Stadion

  1. Beranda /
  2. Kabar /
  3. Daerah /
  4. Sabtu, 7 September 2019 - 15:08 WIB

Pradi Supriatna/Istimewa
Pradi Supriatna
Foto: Istimewa

Pemerintah Kota Depok mendukung penuh olahraga salah satunya sepakbola. Menurutnya, polan pembinaan Askot dengan mendukung penuh secara lintas generasi.

TOKOHKITA. Kondisi cabang olahraga sepak bola di Kota Depok masih perlu mendapatkan perhatian dan pembinaan. Parahnya, masih adanya pemain sepak bola Depok yang main di daerah lain seperti Bekasi dan lainnya. Hal itu dibenarkan oleh Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna

“Kita sadari banyak anak Depok dipakai di daerah lain. Untuk itu, pembinaan sepak bola sejak dini yang kita lakukan saat ini adalah upaya mencari bibit dan membentuk karakter. Apalagi, turnamen sepakbola se-jabodetabek yang digelar langsung dibawah Kemenpora,” ujarnya seperti dilaporkan depoktren.com di sela acara Jambore Sepakbola Anak Indonesia (JSAI), Lapangan Hawai, Beji Timur, Kota Depok, Sabtu (7/9/2019).

Pradi mengungkapkan, Pemerintah Kota Depok mendukung penuh olahraga salah satunya sepakbola. Menurutnya, pola pembinaan Askot dengan mendukung penuh secara lintas generasi. Ia pun menambahkan, dengan pembinaan sejak dini bisa mencegah generasi milenial dari kecanduan gadjet dan menjauhkan sikap individualistik serta egoistik.

“Pembinaan sepakbola tidak hanya dengan diukur dari besarnya stadion. Namun, dengan stadion terbatas tetap bisa dimanfaatkan dan berprestasi dengan baik. Kita berharap agar anak-anak kita bisa terus meningkatkan prestasi sepak bola hingga tingkat Nasional,” tuturnya.

Ketua Askot PSSI Kota Depok Meiyadi Rakasiwi mengungkapkan, kegiatan ini adalah memeriahkan JSAI. Jadi, lanjutnya, bukan sekadar liga atau turnamen mencari pemenang. “Menang bukan segala-galanya, tapi bagaimana jam terbang sebanyak-banyaknya dalam bertanding sejak dini. Tentunya, harus menciptakan disiplin,” tandasnya.

Editor: Tokohkita

TERKAIT