Suhu Ekstrem, Air Terjun Niagara Membeku

  1. Beranda /
  2. Kabar /
  3. Internasional /
  4. Selasa, 5 Februari 2019 - 00:57 WIB

Air terjun Niagara membeku/Istimewa
Air terjun Niagara membeku
Foto: Istimewa

Dampak cuaca yang ekstrem seperti ini, salah satunya dapat terlihat di perbatasan antara Kanada dan Amerika, terutama pada fenomena Air Terjun Niagara yang membeku.

TOKOHKITA. Awal tahun, musim dingin melanda negara-negara dengan empat musim. Suhu bisa mencapai minus derajat, kemunculan matahari pun terhitung hanya hitungan menit per hari. Dampak cuaca yang ekstrem seperti ini, salah satunya dapat terlihat di perbatasan antara Kanada dan Amerika, terutama pada fenomena Air Terjun Niagara yang membeku.

Dilaporkan, suhu di Ontario, Kanada mencapai -18 derajat Celcius. Kondisi yang demikian membuat air terjun setinggi 53,6 meter itu diselimuti salju serta lapisan es. Seperti yang dikutip The Independent, selain Air Terjun Niagara, Sungai Chicago juga ikut membeku akibat suhu ekstrem di AS yang mencapai lebih dari -31 derajat Celcius di beberapa wilayah.

Suhu rata-rata Chicago merosot menjadi -17 derajat Celcius yang merupakan suhu terdingin kedua dalam 150 tahun terakhir di wilayah itu. Otoritas setempat mengimbau warga untuk tak banyak beraktivitas di luar mengingat cuaca ekstrem tersebut. Warga juga diimbau untuk tidak menarik napas terlalu dalam saat tengah berada di luar ruangan.

Selain di Amerika, sejumlah negara Eropa juga dilaporkan turut mengalami cuaca dingin ekstrem. Beberapa wilayah di Inggris dan Wales bahkan menetapkan status siaga kuning setelah Badan Meteorologi setempat, Met Office, memperingatkan potensi salju turun sampai pukul 21.00 waktu lokal pada Jumat (1/2).

Sementara itu, wilayah Cornwall, Wales Utara, barat laut Inggris, dan Skotlandia bagian barat juga telah lebih dulu dilanda hujan salju lebat.

Berdasarkan perkiraan pihak terkait, angin dingin masih akan berembus di Chicago. Bahkan diperkirakan suhu udara tersebut dapat mencapai -40 derajat celsius. Peringatan akan cuaca ekstrem ini pun dikeluarkan bagi 27 negara bagian di AS.

Walaupun angin dingin tidak akan sedingin sebelumnya, suhu ekstrem ini diperkirakan akan menyambangi wilayah Midwest dan Timur Laut. “Ini adalah hal yang bersejarah, suhu yang mengancam jiwa dan harus harus ditanggapi dengan tepat,” ucap Rahm Emanuel, Wali kota Chicago, seperti dilansir dari AFP.

Senada dengan Wali kota, badan cuaca nasional, NSW juga menyatakan bahwa angin dingin tersebut berbahaya karena dapat membuat jaringan tubuh menjadi beku pada kulit yang terpapar hanya dalam waktu lima menit.

Editor: Tokohkita