Pradi Supriatna

Monorel di Juanda untuk Urai Macet Dinilai Kurang Pas

  1. Beranda /
  2. Kabar /
  3. Daerah /
  4. Sabtu, 1 Februari 2020 - 09:07 WIB

Pradi Supriatna/Istimewa
Pradi Supriatna
Foto: Istimewa

Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna, menilai untuk mengurai kemacetan di Jalan Juanda lebih pas dengan cara membuka jalan terusan.

TOKOHKITA. Berbeda dengan usulan Wali Kota Depok, Mohammad Idris yang ingin membangun transportasi berbasis rel atau monorel, Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna, menilai untuk mengurai kemacetan di Jalan Juanda lebih pas dengan cara membuka jalan terusan.

Pasalnya, program tersebut dapat mengatasi kemacetan di sejumlah ruas jalan di Depok yakni Jalan Margonda, Jalan Arif Rahman Hakim, dan Jalan Dewi Sartika. “Untuk membangun jalanan terusan ini butuh Rp 360 miliar. Rencana ini Pemkot Depok sudah mendapat izin dari pemerintah pusat untuk melakukan pembangunan terusan Jalan Juanda,” kata Pradi kepada wartawan di Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Jumat (31/1/2020).

Besarnya dana yang dibutuhkan, Pradi berharap Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat turut membantu. “Pembebasan lahan biayanya cukup besar,” paparnya. Menurut Pradi, pembangunan terusan Jalan Juanda itu sudah sangat mendesak karena jalan tersebut juga sebagai jalan penghubung wilayah di Kota Depok. “Kalau perlu terusan Jalan Juanda hingga ke Jalan Cinere, jadi akan banyak akses jalan sehingga dapat mengurai kemacetan,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Depok, Mohammad Idris berencana membangun empat koridor untuk transportasi publik berbasis rel. Dari data yang didapat, empat koridor tersebut yakni Koridor 1 dari Transit Oriented Development (TOD) Pondok Cina sampai Stasiun LRT Cibubur sepanjang 10,8 kilometer.

Koridor 2 dari Depok Baru sampai Cinere dengan panjang lintasan 16,7 kilometer dan diharapkan jalur ini terkoneksi dengan Stasiun MRT Lebak Bulus. Koridor 3 dari Depok Baru sampai Bojongsari dengan panjang lintasan 10,7 kilometer. Serta Koridor 4 dari Depok Baru sampai Gunung Putri dengan panjang lintasan 13,8 kilometer.

Editor: Tokohkita

TERKAIT


TERPOPULER