Topping Off Tower Pertama Apartemen Meisterstadt Batam

  1. Beranda /
  2. Kabar /
  3. Daerah /
  4. Rabu, 16 Januari 2019 - 16:22 WIB

Proyek Superblok Meisterstadt Batam/ Pollux
Proyek Superblok Meisterstadt Batam
Foto: Pollux

omitmen itu ditunjukkan dengan menggelar prosesi topping off (penutupan atap) untuk tower apartemen tersebut pada 15 Januari 2019. CEO PT Pollux Properti Indonesia Tbk, Nico Po mengatakan, setelah tahapan pembangunan struktur selesai maka pembangunan tower akan memasuki tahapan finishing.

TOKOHKITA. PT Pollux Barelang Megasuperblok yakni perusahaan kolaborasi antara PT Pollux Properti Indonesia Tbk dan keluarga besar mantan Presiden RI, BJ. Habibie memastikan proses konstruksi Tower A1 yang merupakan bagian dari phase pertama sebanyak empat menara proyeksuperblok Meisterstadt Batam akan segera rampung.

Komitmen itu ditunjukkan dengan menggelar prosesi topping off (penutupan atap) untuk tower apartemen tersebut pada 15 Januari 2019. CEO PT Pollux Properti Indonesia Tbk, Nico Po mengatakan, setelah tahapan pembangunan struktur selesai maka pembangunan tower akan memasuki tahapan finishing. "Kami juga akan menjalankan komitmen dengan terus membangun kawasan megasuperblok Meisterstadt Batam secara keseluruhan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (16/1).

Meisterstadt dikembangkan di atas lahan seluas 9 hektare (ha). Proyek multifungsi ini nantinya akan merangkum 11 gedung pencakar langit yang terdiri atas 8 menara apartemen sebanyak 6500 unit, 1 hotel, 1 rumah sakit bertaraf internasional, mal, pertokoan serta 1 perkantoran dengan rencana ketinggian 100 lantai. Untuk pengembangan proyek ini, dibutuhkan setidaknya investasi sebesar Rp11 triliun.

Penjualan Meisterstadt sendiri dilakukan dalam 4 fase, dimana pada tahap pertama telah dipasarkan tiga menara apartemen (A1, A2 dan A3) sebanyak 1.575 unit dan 113 unit ruko dengan harga mulai dari Rp3 miliar serta mall.

Ada tiga tipe unit apartemen yang ditawarkan, yakni Tipe satu kamar seluas 24,82 m2, 1BR plus seluas 42,51 m2, dan tipe 2BR seluas 51,59 m2, dengan harga yang ditawarkan mulai dari Rp 400 juta sampai dengan Rp1,1 miliar. “Meisterstadt dibangun dengan tujuan menciptakan area komersial bertaraf internasional—yang menunjang kegiatan free trade zone Asia bagi kota Batam,” sebut Nico Po.

Nico Po menuturkan, Meisterstadt berhasil mendulang sukses dari penjualan apartemen fase pertama (A1 & A2). Tahap pertama itu tercatat ludes terjual dalam sehari. Melihat tingginya minat masyarakat yang ingin berinvestasi di mega proyek tersebut, ujar Nico Po, maka pada 2017, Meisterstadt kembali memasarkan tower ketiga (A3) yang saat ini penjualannya sudah mencapai 70%. Menyusul berikutnya, akan dipasarkan tower keempat (A5) yang rencananya mulai dipasarkan pada 2019.

Pollux sendiri telah menunjuk perusahaan konstruksi BUMN yaitu PTPP sebagai kontraktor utama untuk mengerjakan fase pertama konstruksi Meisterstadt yang meliputi pembangunan empat tower apartemen sebanyak 3000 unit, area ruko, serta pusat perbelanjaan (mal). Nico Po menuturkan, sejak melakukan peletakan batu pertama akhir 2016 lalu, jika semuanya berjalan lancar, kita akan melakukan serah terima tiga tower pertama secara bertahap pada akhir 2019 mendatang.

Sementara itu, Komisaris Utama PT Pollux Barelang Megasuperblok, Ilham Akbar Habibie menuturkan, Meisterstadt Batam berada di lokasi yang sangat strategis, tepatnya di Batam Center yang merupakan jantung Kota Batam yang memiliki nilai investasi paling baik di Batam karena dikelilingi berbagai pusat fasilitas publik seperti Hang Nadim International Airport, Batam Center Ferry Terminal, dan Distrik perniagaan Nagoya.

Ilham mengatakan, Meisterstadt Batam dikembangkan dengan mengacu pada konsep kemajuan kota berstandar Jerman. Hal ini dapat dilihat pada komposisi bangunannya yang terintegrasi dengan beberapa proyek properti khususnya perkantoran dan rumah sakit. “Proyek ini merupakan hasil dari visi Habibie untuk menciptakan integrated vertical city yang terinspirasi dari standar kemajuan negara Jerman,” kata Ilham.

Tak hanya itu, putera pertama dari BJ. Habibie ini juga menyebutkan, jika Batam merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia yang angka pertumbuhan penduduknya cukup pesat. “Karena itu, bisa dipastikan, dengan lokasi yang strategis dan menjadi penghubung antar negara-negara di Asia Tenggara maka kehadiran Meisterstadt diharapkan dapat lebih meningkatkan keberadaan kawasan Batam sebagai salah satu pusat ekonomi baru Indonesia,” kata Ilham.

Editor: Tokohkita